banner 728x250

Buntut Dugaan “Skandal Cinta Terlarang”, Plakor Komisaris Bank Maluku Dianiaya, Isteri Sah Politisi Gerindra Maluku Di polisikan

banner 120x600
banner 468x60
AMBON|WARTAPAPER.COM- Skandal asmara terlarang Komisaris Bank Maluku-Maluku Utara (Malut), Michael Papilaya berbuah laporan polisi sang selingkuhan terkait kasus penganiayaan, pencurian dan penggelapan.

Sang Terlapor terlibat  dalam tiga kasus pidana tersebut adalah MS alias Maria alias Mei, istri sah Michael Papilaya. Michael Papilaya merupakan politisi Partai Gerindra Maluku yang dikenal merupakan ring satu Gubernur Maluku Hendrik Lewerissa.

banner 325x300

Informasi yang dihimpun menyebutkan dugaan hubungan terlarang itu terungkap setelah istri Michael mengetahui adanya kedekatan suaminya dengan RD alias Ratna, seorang perempuan lain atau pihak ketiga (Plakor) yang diduga kini tengah mengusik keharmonisan rumah tangga Michael.
Parahnya, “skandal asmara terlarang” tersebut kemudian memicu keributan yang berujung pada dugaan penganiayaan terhadap Ratna, perempuan yang disebut sebagai selingkuhan Michael pada beberapa waktu lalu.

Akibat tindakan main hakim sendiri itu, istri sah Michael Papilaya dilaporkan ke Polresta Ambon dan Pulau-Pulau Lease. Hingga kini, kasus tersebut masih dalam penanganan pihak kepolisian untuk mengungkap kronologi, motif serta memastikan pihak-pihak yang terlibat.

“Iya ini laporan di Polresta Ambon namun sementara masih penyelidikan,” ujar Kasat Reskrim Polresta Ambon dan Pulau-Pulau Lease Kompol Andro yuan Elim singkat via pesan WhatsApp sebagaimana dikutip dari salah satu media siber, Minggu (5/7/2026).

Belum diperoleh keterangan resmi dari Michael Papilaya terkait dugaan perselingkuhan dirinya dan laporan penganiayaan yang menimpa wanita selingkuhannya tersebut.

Upaya konfirmasi untuk memperoleh klarifikasi dugaan perselingkuhan Michael dan Ratna sebagai pemicu tindak pidana penganiayaan berikut pencurian dan penggelapan yang diduga dilakukan MS alias Maria alias Mei, istri sah Michael Papilaya melalui nomor kontaknya 085344710xx, Sabtu (4/7),Sampai berita ini di terbitkan bloom ada ditanggapi sekalipun.

Begitu juga Michael Papilaya yang dikonfirmasi per telepon maupun WhatsApp di nomor 0812892505xx sejak Sabtu (4/7) siang kemarin hingga berita ini dipublikasikan belum mengaktifkan ponselnya. (Red/WP)

banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *