Medan|Wartapaper.Com-
Personel gabungan Polrestabes Medan lakukan patroli skala besar dengan sandi KRYD (Kegiatan Rutin Yang Ditingkatkan) pada Senin (1/6/26) dini hari.
Barak narkoba dan judi yang berada dikawasan Jermal Kecamatan Percut Sei Tuan sebagai target operasi.Langkah preventif dan represif untuk menekan angka kejahatan jalanan serta memberantas peredaran narkoba.
Selain itu, menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) agar tetap aman dan kondusif.
Patroli yang melibatkan personel dari berbagai satuan fungsi termasuk Timsus JCS Polrestabes Medan dan Sat Brimob Polda Sumut menyasar sejumlah titik dianggap rawan tindak kriminalitas.
Tim gabungan,lebih memfokuskan patroli di kawasan Jermal, Kecamatan Percut Sei Tuan ini menyusul adanya indikasi praktek peredaran narkoba dan judi kembali marak beroperasi usai beberapa bulan lalu ditindak dan dibersihkan.
“Kegiatan Rutin yang ditingkatkan (KRYD) ini kami lakukan sebagai langkah antisipasi. Jermal ini sebelumnya sudah dibersihkan, sehingga kami ingin memastikan jika praktek serupa tidak terulang lagi,” ujar Kabag Ops Polrestabes Medan, AKBP Dhana Noer Kurniawan, SIK, MM.
Dhana menambahkan, ada 280 personel gabungan, yang dikerahkan dalam kegiatan KRYD, yakni personel Sat Reskrim, Sat Res Narkoba, Satlantas, Sat Samapta, Timsus JCS, hingga bantuan Brimob Polda Sumut.
“Sementara itu, Kasat Res Narkoba Polrestabes Medan, Kompol Rafli Yusuf Nugraha, SH, SIK, MIP dalam keterangannya dikutip pada Senin (1/6/26) menerangkan saat patroli skala besar dilakukan di kawasan Jermal, tim gabungan menemukan satu bangunan kosong tertutup, diduga sebagai barak narkoba model baru.
“Ada indikasi praktek narkoba di tempat ini akan dihidupkan kembali dengan pola yang berbeda. Dahulunya, di tempat ini barak narkoba secara terbuka dan terang – terangan, kami mendeteksi para pelaku mencoba pola baru dengan berkamuflase di dalam bangunan kosong” tegas Rafli didampingi Kanit 1 Satres Narkoba Polrestabes Medan, AKP Ruspian SH MH.
Agar praktek terdahulu tidak terulang, tim gabungan Polrestabes Medan kemudian menghancurkan beberapa kursi dan meja, yang disita dari sebuah bangunan kosong.Kursi dan meja itu, kemudian dibakar agar tidak lagi dapat digunakan.
“Kami akan berupaya mempersempit ruang gerak narkoba di tempat ini, akan kita kikis dari hulu sampai hilir. Jermal ini merupakan daerah pantauan kami, tidak ada ruang bagi setiap pelaku narkoba,” cetus Kompol Rafli Yusuf Nugraha SH SIK MIK.(WP/John Panjaitan)
















