MEDAN – Sebanyak 712 aparatur sipil negara (ASN) dari berbagai kabupaten dan kota di Sumatera Utara mengikuti pelatihan elektronik (e-learning) Jabatan Fungsional Analis Kebijakan (JFAK) Angkatan I hingga IV Tahun 2026 yang diselenggarakan Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Provinsi Sumatera Utara pada 4-6 November 2026.
Kegiatan bertema “JFAK Siap Menghadapi Masa Depan: Dari Penguatan Kompetensi Menuju Dampak Kebijakan” tersebut dibuka Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah Provinsi Sumatera Utara melalui pertemuan daring (Zoom Meeting), Rabu (4/11), dengan metode pembelajaran mandiri melalui Learning Hub Sumut Berkah.
Dalam arahannya, Pj Sekdaprov Sumut menekankan pentingnya penyusunan kebijakan publik yang didasarkan pada data dan bukti, memahami persoalan nyata di masyarakat, serta berorientasi pada kepentingan publik.
Menurutnya, JFAK memiliki peran strategis sebagai mitra pimpinan dalam mengidentifikasi permasalahan, mengkaji berbagai alternatif penyelesaian, hingga menghasilkan rekomendasi kebijakan yang berkualitas dan dapat diimplementasikan.
Sementara itu, Kepala BPSDM Sumut Agustinus Panjaitan mengatakan pelatihan tersebut dirancang menggunakan pendekatan Sumut Corporate University (Sumut Corpu) dengan total 90 jam pelajaran (JP).
Pembelajaran tersebut terdiri atas 18 JP formal learning, 27 JP social learning, dan 45 JP experiential learning. Kombinasi metode tersebut dirancang agar peserta tidak hanya memperoleh pemahaman teoritis, tetapi juga mampu menerapkan kompetensi yang diperoleh dalam pelaksanaan tugas sehari-hari.
Selama tiga hari pelaksanaan, peserta mendapatkan enam materi yang dikelompokkan dalam tiga tema utama, yakni Membangun Ekosistem JFAK, Dari Bukti ke Dampak Kebijakan, serta Analis Kebijakan yang Siap Menghadapi Masa Depan.
Kedua materi tersebut membahas penguatan kelembagaan, peningkatan koordinasi, pengembangan karier, serta profesionalisme pejabat fungsional analis kebijakan dalam mendukung penyelenggaraan pemerintahan.
Melalui pelatihan tersebut, BPSDM Sumut berharap kapasitas dan profesionalisme JFAK semakin meningkat sehingga mampu menghasilkan analisis serta rekomendasi kebijakan berbasis bukti yang mendukung pembangunan daerah dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
WARTAPAPER.COM


















