banner 728x250

Cara Cek Penerima BSU 2026

banner 120x600
banner 468x60

JAKARTA|WARTAPAPER.COM-Cara Cek Penerima BSU 2026 Rp 900.000. Bantuan Subsidi Upah (BSU) 2026 sebesar Rp 900.000 kembali menjadi perhatian pekerja menjelang rencana penyaluran pada kuartal IV atau periode Oktober-Desember 2026.

Pemerintah menyiapkan bantuan untuk sekitar 13,3 juta pekerja. Setiap penerima direncanakan memperoleh Rp 300.000 per bulan selama tiga bulan, sehingga total bantuan yang diterima mencapai Rp 900.000 sekaligus. Baca berita tanpa iklan. Sebab, hingga Selasa (27/10/2026), pemerintah belum mengumumkan secara lengkap persyaratan penerima maupun mekanisme resmi pengecekan BSU 2026.

banner 325x300

Meski demikian, pekerja dapat memahami cara cek BSU melalui kanal yang digunakan pada penyaluran sebelumnya. Langkah ini dapat menjadi referensi, tetapi belum bisa memastikan status penerima bantuan tahun 2026.  Lantas, bagaimana cara cek BSU 2026 menggunakan NIK KTP.

Cara cek BSU 2026 dengan NIK KTP Pada penyaluran sebelumnya, pekerja dapat mengecek status penerima Bantuan Subsidi Upah melalui situs resmi Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker). Berikut cara cek BSU melalui situs Kemnaker berdasarkan mekanisme program sebelumnya: Buka situs resmi BSU Kemnaker, https://bsu.kemnaker.go.id Pilih menu pengecekan NIK Masukkan 16 digit NIK sesuai KTP Isi kode keamanan atau captcha yang muncul di layar Klik tombol “Cek Status” Tunggu hingga sistem menampilkan hasil pengecekan.  Namun, pekerja perlu memahami bahwa langkah tersebut mengacu pada mekanisme BSU sebelumnya. Berdasarkan pengecekan pada 27 Oktober 2026, situs BSU Kemnaker masih menampilkan informasi program tahun 2025.

Dengan demikian, hasil pengecekan melalui situs tersebut belum dapat dijadikan kepastian mengenai status penerima BSU 2026. Pemerintah masih perlu mengumumkan mekanisme pengecekan terbaru agar pekerja dapat mengetahui apakah namanya terdaftar sebagai penerima bantuan tahun ini. Apakah sudah tersedia? Selain melalui situs Kemnaker, pengecekan penerima BSU pada periode sebelumnya juga dapat dilakukan melalui beberapa kanal lain. Berikut daftar link dan kanal yang pernah digunakan untuk mengecek status penerima BSU: Situs BSU Kemnaker: https://bsu.kemnaker.go.id Situs BSU BPJS Ketenagakerjaan: https://bsu.bpjsketenagakerjaan.go.id

Aplikasi JMO Mobile: aplikasi Jamsostek Mobile milik BPJS Ketenagakerjaan Aplikasi PosPay: aplikasi layanan dari PT Pos Indonesia Meski demikian, pekerja perlu memperhatikan bahwa kanal tersebut merupakan jalur pengecekan yang pernah digunakan pada program sebelumnya.

Belum ada kepastian bahwa seluruhnya akan kembali digunakan untuk penyaluran BSU 2026. Syarat penerima BSU 2026 Hingga 27 Oktober 2026, pemerintah belum mengumumkan secara lengkap persyaratan penerima BSU 2026. Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto sebelumnya menyampaikan bahwa batas penghasilan menjadi salah satu hal yang dipertimbangkan dalam penyaluran bantuan. “Sudah ada kita pernah melakukan kan itu untuk gaji di bawah Rp 3 juta sekian. Itu aja kan. Ada yang di rekening, baru ada yang existing, kita lihat aja ya ke depan,” ujar Airlangga di Jakarta, Selasa (6/10/2026).

Pernyataan tersebut belum menjadi ketentuan final mengenai batas gaji maupun kriteria penerima BSU 2026. Pekerja masih perlu menunggu pengumuman resmi untuk mengetahui persyaratan yang berlaku.

Apakah Nama Anda Masih Terdaftar? Sebagai gambaran, berikut persyaratan penerima BSU 2025 berdasarkan Peraturan Menteri Ketenagakerjaan (Permenaker) Nomor 5 Tahun 2025: Warga negara Indonesia (WNI) yang memiliki NIK Terdaftar sebagai peserta aktif BPJS Ketenagakerjaan Menerima gaji atau upah paling banyak Rp 3,5 juta per bulan.

Bukan aparatur sipil negara (ASN), anggota TNI, maupun anggota Polri Tidak sedang menerima bantuan Program Keluarga Harapan (PKH) pada tahun berjalan. Perlu dicatat, persyaratan tersebut berlaku untuk BSU 2025 dan bukan ketentuan resmi BSU 2026. Pekerja yang memenuhi kriteria tahun sebelumnya belum tentu otomatis ditetapkan sebagai penerima bantuan tahun ini.

Lihat Foto BSU 2026 Rp 900.000 kapan cair? Pemerintah merencanakan penyaluran BSU 2026 pada kuartal IV, yakni periode Oktober hingga Desember 2026. Bantuan tersebut direncanakan menyasar sekitar 13,3 juta pekerja dengan nilai Rp 300.000 per bulan selama tiga bulan.

Dengan skema tersebut, setiap penerima akan memperoleh total Rp 900.000 sekaligus. Meski periode penyaluran telah disebutkan, tanggal pasti pencairan BSU 2026 belum diumumkan secara resmi. Ketentuan lengkap mengenai penerima dan mekanisme penyaluran juga masih perlu menunggu pengumuman pemerintah.

Oleh karena itu, pekerja sebaiknya memantau informasi resmi secara berkala untuk mengetahui jadwal pencairan dan cara cek BSU yang nantinya ditetapkan.

Waspada link palsu mengatasnamakan BSU 2026 Meningkatnya pencarian informasi mengenai BSU Rp 900.000 perlu diikuti dengan kewaspadaan terhadap tautan palsu yang mengatasnamakan pemerintah. Pekerja sebaiknya tidak sembarangan memasukkan NIK KTP, nomor rekening, kata sandi, atau data pribadi lainnya ke situs yang belum dipastikan keasliannya.

Hindari pula tautan yang menjanjikan pencairan bantuan secara instan atau meminta pembayaran dengan alasan biaya administrasi. Informasi semacam itu perlu diperiksa kebenarannya sebelum ditindaklanjuti. Itulah cara cek BSU 2026.

Untuk mendapatkan informasi yang akurat, masyarakat dapat memantau pengumuman melalui kanal resmi Kementerian Ketenagakerjaan dan BPJS Ketenagakerjaan.

(Redaksi/WP)

banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *