banner 728x250

Prabowo Ungkap Alasan Mendorong Maju Kembali Pilpres : Kembalikan Indonesia ke Jalur Yang Benar

banner 120x600
banner 468x60
LAMPUNG|WARTAPAPER.COM- Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto mengungkap alasan dirinya tetap maju dalam kontestasi politik hingga lima kali meski sempat mengalami empat kali kekalahan.

Menurut Prabowo, keputusan tersebut bukan semata-mata ambisi untuk menduduki jabatan presiden, melainkan karena melihat Indonesia mulai bergerak ke arah yang dinilai tidak sesuai sejak era 1990-an.

Hal ini disampaikan Prabowo saat membuka Musyawarah Nasional (Munas) HIPMI ke-18 di Bandar Lampung, Rabu (10/06/2026).

banner 325x300

“Saya ingin jadi presiden karena saya sudah lihat dari tahun 90-an Indonesia menuju arah yang salah. Saya bukan mau jadi presiden hanya untuk jadi presiden,” tegas Prabowo.

Dalam pidatonya, Prabowo juga meluruskan anggapan publik mengenai perjalanan politik yang disebut beberapa kali gagal dalam pemilihan presiden.

Ia menyebut telah mengikuti sejumlah tahapan politik sejak 2004, termasuk konvensi Partai Golkar, Pilpres 2009, 2014, 2019, hingga 2024.

“Dikatakan berapa kali maju jadi presiden, disebut tiga kali kalah. Salah, empat kali kalah. Saya usaha jadi presiden sejak 2004 sampai 2024. Lima kali maju, empat kali kalah,” ucapnya.

Prabowo mengaku memahami adanya berbagai komentar publik  menyebut dirinya terlalu berambisi mengejar jabatan presiden. Namun ia menegaskan ada alasan ideologis dan pandangan kebangsaan yang mendorong langkah tersebut. Ia juga menyoroti persoalan ekonomi nasional, terutama terkait aliran modal dan kekayaan Indonesia yang menurutnya banyak tidak berputar di dalam negeri.

“Selama berpuluh-puluh tahun tabungan Indonesia diambil dan uangnya tidak ditaruh di Indonesia, tetapi ditaruh di luar negeri,” ucapnya.

Prabowo menilai bangsa Indonesia perlu kembali berpegang pada dasar pembangunan ekonomi sebagaimana dirancang para pendiri bangsa, khususnya amanat Pasal 33 UUD 1945.

Ia menggambarkan pembangunan negara seperti membangun sebuah gedung yang membutuhkan rancangan jelas. Menurutnya, penyimpangan dari rancang bangun awal dapat membuat arah pembangunan kehilangan tujuan.

Dalam kesempatan itu, Prabowo mengajak seluruh pihak untuk memperkuat kembali fondasi ekonomi nasional agar kekayaan bangsa dapat lebih banyak memberikan manfaat bagi masyarakat Indonesia. (John Panjaitan/WP)

 

 

banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *