Mengusung tema “Mengaktualisasikan Peran Orang Tua dalam Mewujudkan Murid yang Berilmu dan Berkarakter”, kegiatan tersebut bertujuan memperkuat sinergi antara sekolah, keluarga, dan masyarakat dalam membentuk karakter serta prestasi murid.
Acara diawali dengan doa bersama dan menyanyikan lagu Indonesia Raya, kemudian dilanjutkan sambutan Kepala UPT SMP Negeri 13 Medan, Awal Ihsan Porkas Harahap, serta Ketua Komite Sekolah, H. Mulyadi, S.E.
Dalam sambutannya, Awal Ihsan menegaskan pentingnya kolaborasi antara guru dan orang tua dalam mendidik anak. Menurutnya, pembentukan karakter murid tidak hanya menjadi tanggung jawab sekolah, tetapi juga keluarga.
Ia menjelaskan UPT SMP Negeri 13 Medan telah menjalankan program Kelas Keluarga selama kurang lebih satu tahun. Melalui program tersebut, orang tua diberi kesempatan menjadi guru tamu agar dapat merasakan secara langsung proses belajar mengajar di sekolah sekaligus memahami perkembangan anak.
“Guru hanya mendampingi anak selama beberapa jam di sekolah. Selebihnya, orang tua memiliki peran yang sangat besar dalam membimbing dan membentuk karakter anak di rumah. Karena itu, kolaborasi antara sekolah dan keluarga harus terus diperkuat,” ujar Awal Ihsan.
Ketua Komite Sekolah, H. Mulyadi, S.E., memberikan apresiasi kepada pihak sekolah atas berbagai inovasi yang dilakukan dalam meningkatkan kualitas pendidikan di UPT SMP Negeri 13 Medan.
Ia berharap sinergi antara sekolah, komite, dan orang tua terus terjalin sehingga mampu menciptakan lingkungan belajar yang semakin baik bagi para murid.
Materi utama disampaikan oleh Ketua Umum PB IKA UMA, Rita Wizni, S.Psi., M.Psi., yang diwakili Dosen Psikologi Universitas Medan Area, Dr. Nurmaida Irawani Siregar, S.Psi., M.Si.
Dalam paparannya, Nurmaida menekankan bahwa pendidikan merupakan tanggung jawab bersama antara keluarga, sekolah, dan masyarakat. Orang tua disebut sebagai pendidik pertama dan utama yang berperan membentuk fondasi intelektual, emosional, spiritual, dan sosial anak.
Ia juga mengingatkan pentingnya keteladanan orang tua melalui sikap jujur, disiplin, bertanggung jawab, peduli terhadap sesama, serta membiasakan nilai-nilai keagamaan dalam kehidupan sehari-hari sebagai bekal membangun karakter anak.
Selain sesi seminar dan diskusi, PB IKA UMA juga menghadirkan booth konseling khusus bagi para orang tua. Layanan ini disiapkan untuk membantu orang tua memahami perkembangan psikologis anak, pola pengasuhan yang tepat, serta menjadi ruang konsultasi terkait berbagai persoalan yang dihadapi dalam mendampingi proses tumbuh kembang anak.
Salah seorang peserta, Soraya, mengaku kegiatan tersebut sangat bermanfaat karena mempererat hubungan antara orang tua dengan pihak sekolah sekaligus memberikan wawasan baru mengenai pola pengasuhan anak.
Kegiatan turut dihadiri jajaran wakil kepala sekolah, guru, staf, serta seluruh orang tua murid baru. Acara ditutup dengan penyerahan plakat penghargaan dari Kepala UPT SMP Negeri 13 Medan kepada Dr. Nurmaida Irawani Siregar sebagai narasumber, dilanjutkan sesi foto bersama
Editor: John Panjaitan/WP


















