BELAWAN|WARTAPAPER.COM – Komando Daerah Angkatan Laut (Kodaeral) I melalui personel Posal Aceh Singkil bersama Tim SAR Gabungan berhasil mengevakuasi 21 penumpang KM Anugrah Jaya yang mengalami gangguan mesin di perairan Aceh Singkil, Sabtu (26/9/2026).
Informasi awal diterima Posal Aceh Singkil pada pukul 19.10 WIB melalui WAG Satgas SAR. KM Anugrah Jaya yang dinakhodai Abdul Khafi tersebut berangkat dari Pelabuhan Pulau Balai, Pulau Banyak, menuju Anak Laut, Aceh Singkil, pada pukul 15.50 WIB dengan membawa 21 penumpang yang terdiri dari 15 orang dewasa dan 6 anak-anak, serta muatan 20 fiber ikan basah.
Sekitar pukul 17.00 WIB, kapal mengalami gangguan mesin. Nahkoda berupaya melakukan perbaikan hingga kapal kembali dapat melanjutkan pelayaran dengan kecepatan rendah. Namun saat berada sekitar 4 mil laut dari daratan, kapal dihantam gelombang sehingga mesin kembali mengalami gangguan.
Upaya perbaikan kedua tidak berhasil, sehingga sekitar pukul 18.00 WIB nahkoda meminta bantuan evakuasi menuju daratan.
Menindaklanjuti laporan tersebut, Posal Aceh Singkil berkoordinasi dengan Basarnas, BPBD, Satpolairud, Panglima Laot, KPLP, serta nelayan Aceh Singkil untuk melaksanakan pencarian dan evakuasi.
Pada pukul 20.00 WIB, Tim SAR Gabungan bergerak menuju lokasi berdasarkan posisi terakhir kapal. Pada pukul 20.05 WIB, KM Anugrah Jaya berhasil ditemukan.
Sebanyak 16 penumpang kemudian dievakuasi menggunakan RHIB KPLP menuju Tangkahan/Dermaga Mak Jala, Pulau Sarok, sementara KM Anugrah Jaya ditarik oleh kapal nelayan menuju Pelabuhan Anak Laut.
Pada pukul 22.15 WIB, KM Anugrah Jaya tiba di Pelabuhan/Dermaga Anak Laut, Aceh Singkil, dan lima penumpang lainnya berhasil dievakuasi. Salah seorang penumpang perempuan yang sempat pingsan langsung dibawa ke Puskesmas terdekat untuk mendapatkan penanganan medis.
Seluruh rangkaian kegiatan SAR berlangsung aman dan lancar. Sebanyak 21 penumpang berhasil dievakuasi dalam keadaan selamat.
Kegiatan tersebut menunjukkan sinergi dan respons cepat TNI AL bersama unsur SAR dan masyarakat dalam memberikan pertolongan kepada masyarakat yang mengalami kondisi darurat di laut.
(Dispen Kodaeral)


















