ACEH TAMIANG|WARTAPAPER.COM– Harapan masyarakat korban banjir bandang di Kabupaten Aceh Tamiang untuk memiliki hunian yang layak mulai terwujud. Sebanyak 126 unit hunian tetap (Huntap) kini dibangun di Desa Kalui, Kecamatan Tamiang Hulu, sebagai bagian dari program relokasi terpusat bagi masyarakat terdampak bencana banjir bandang yang terjadi pada akhir Desember 2025.
Project Manager (PM) proyek, Dodi, saat ditemui di lokasi pembangunan pada Jumat, 6 November 2026, mengatakan pekerjaan pembangunan Huntap melibatkan sejumlah perusahaan konstruksi yang tergabung dalam kerja sama operasional (KSO).
Adapun perusahaan yang terlibat di antaranya PT Murni Konstruksi Indonesia, PT Cipta Abi Pertama, PT Sarjana Budi Perkasa Ricipta (KSO), serta PT Carisa bersama Maju.
“Bangunan ini tidak membutuhkan waktu terlalu lama dalam proses pemasangannya, karena seluruh komponen sudah didesain dengan ukuran tertentu. Jadi, pekerja di lapangan tinggal memasang. Sistem pemasangannya juga menggunakan baut,” ujar Dodi.
Ia menjelaskan, pekerjaan tersebut merupakan bagian dari paket Hunian Tetap Relokasi Terpusat dan Pendukung Kabupaten Aceh Tamiang, Provinsi Aceh, dengan sumber pendanaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).
Sementara itu, Datuk Penghulu Desa Kalui, Andik, mengatakan pihaknya akan terus melakukan pemantauan terhadap pembangunan 126 unit hunian tersebut agar pelaksanaannya berjalan sesuai dengan ketentuan dan tepat sasaran.
Ia berharap rumah-rumah yang dibangun benar-benar diperuntukkan bagi masyarakat yang terdampak banjir bandang pada akhir tahun lalu.
Pembangunan 126 unit Huntap tersebut menjadi salah satu langkah pemulihan pascabencana di Kabupaten Aceh Tamiang. Kehadiran hunian permanen diharapkan tidak hanya memberikan tempat tinggal yang lebih aman, tetapi juga membantu masyarakat kembali menjalani kehidupan secara normal setelah terdampak bencana banjir bandang.


















