banner 325x300
JAKARTA|WARTAPAPER.COM
– Ketua DPR RI, Puan Maharani, akhirnya memberikan penjelasan resmi mengenai ketidakhadirannya di hadapan massa aksi dari Aliansi Masyarakat Pati Bersatu (AMPB), Kamis (27/8/26).

Puan menjelaskan bahwa ia tidak menemui massa aksi dari AMPB karena adanya pembagian tugas di antara pimpinan DPR.

Dalam keterangannya, Puan menyatakan bahwa pimpinan DPR RI harus berbagi tugas dalam menghadapi berbagai agenda dan perwakilan massa yang datang ke kompleks parlemen.

Dinamika dan padatnya jadwal di Senayan mengharuskan para pimpinan untuk mendelegasikan tugas menemui masyarakat yang datang menyampaikan aspirasi.

Klarifikasi ini muncul sebagai respons atas dinamika yang terjadi di lapangan saat aksi berlangsung. Sebelumnya, ketidakhadiran Puan saat unjuk rasa sempat memicu kekecewaan dan kritik dari perwakilan aktivis AMPB yang mendatangi gedung DPR RI.

Temukan lebih banyak
Memilih Kursus Dan Pelatihan Online
Hukum
Mengakses Layanan Informasi Publik

Massa yang telah menempuh perjalanan jauh dari Pati tersebut sempat meluapkan rasa tidak puas mereka karena tidak dapat menyampaikan tuntutan RUU Perampasan Aset secara langsung kepada pucuk pimpinan parlemen.

Meski diwarnai kekecewaan awal, perwakilan pimpinan DPR lainnya pada akhirnya telah menemui massa dan menandatangani surat komitmen terkait tuntutan aksi tersebut.

(John Panjaitan/WP)