Dalam diskusi tertutup tersebut, sejumlah poin strategis disepakati dan akan segera dijalankan pemerintah:

* Pembinaan Berkelanjutan Lewat Pelatnas Jangka Panjang.

*. Peningkatan Kesejahteraan Atlet Berprestasi*

Atlet berprestasi akan mendapat perhatian lebih melalui bonus prestasi, peluang pengabdian sebagai anggota TNI, Polri, maupun ASN, kemudahan akses pendidikan, serta pengkajian skema dana pensiun atlet agar masa depan mereka terjamin pasca karier.

* Perhatian Khusus Olahraga Disabilitas*

Pengembangan olahraga juga memprioritaskan penyandang disabilitas. Salah satu program unggulannya adalah sertifikasi kepelatihan bagi atlet disabilitas agar mereka dapat berkontribusi langsung dalam pembinaan talenta nasional.

* Pembangunan Pusat Pembinaan & Akademi Olahraga Standar Tinggi*

Pembangunan pusat pembinaan olahraga nasional serta Akademi Olahraga akan dipercepat. Fasilitas ini berfungsi menjaring bibit unggul sejak usia dini, membina secara terstruktur, ilmiah, dan berkesinambungan.

* Olahraga Sebagai Pembentuk Karakter Bangsa*

Olahraga ditempatkan bukan hanya soal kemenangan, tetapi sebagai wadah pembentukan karakter, kedisiplinan, serta pengembangan potensi generasi muda. Ini menjadi pondasi menciptakan insan Indonesia yang sehat, tangguh, dan bermental juara.

Presiden Prabowo menegaskan dukungan penuh terhadap kemajuan sepak bola nasional. Pemerintah membahas persiapan Indonesia sebagai tuan rumah turnamen FIFA ASEAN September–Oktober 2026.

Arah strategi jangka panjang juga disusun untuk memperkuat daya saing Timnas Garuda menuju Kualifikasi Piala Dunia 2030. Mulai dari persiapan tim, penyempurnaan sistem pembinaan pemain, hingga peningkatan kualitas kompetisi menjadi fokus utama.

“Pemerintah terus berkomitmen membangun ekosistem olahraga yang inklusif, berprestasi, dan berkelanjutan. Ini bagian dari upaya besar mencetak generasi muda yang sehat, tangguh, dan berdaya saing, sekaligus membanggakan nama Indonesia di pentas dunia,” tegas Presiden Prabowo.

Langkah ini menjadi bukti nyata bahwa mimpi menjadikan Indonesia kekuatan olahraga dunia sedang dibangun kokoh mulai hari ini demi generasi emas esok hari.(John Panjaitan/WP).