banner 728x250

Kakanwil Kemenag Sumatera Barat lepas 17 Santri Darul Ulum Tigo Jangko Berangkat ke Mesir, Siap Menuntut Ilmu di Universitas Al-Azhar Kairo

banner 120x600
banner 468x60

PADANG-PARIAMAN|WARTAPAPER.COM-Sebanyak 17 santri Pondok Pesantren Darul Ulum Tigo Jangko, Kabupaten Tanah Datar, Sumatera Barat, resmi diberangkatkan ke Mesir untuk melanjutkan pendidikan di Universitas Al-Azhar Kairo. Keberangkatan para santri tersebut secara resmi dilepas oleh Kakanwil Kemenag Sumatera Barat H.Mustafa,MA  didampingi oleh Kabid Penmad, Kabid Pontren dan seluruh jajaran terkait dari Kantor Kementrian Agama Provinsi Sumatera Barat, turut Hadir Ketua FKPP Tanah Datar Drs.Damsir , dan Pimpinan Pondok Pesantren Darul Ulum Tigo Jangko Dr. Burhanuddin, Lc., MA, di Bandara Internasional Minangkabau (BIM), Senin (28/9/2026).

 

banner 325x300

Dalam kesempatan ini H.Mustafa menyampaikan bahwa santri yang berangkat adalah Duta Sumatera Barat yang merupakan wajah Indonesia di mata dunia,

“Ananda adalah duta Sumatera Barat, jadilah ananda Syeikh Ahmad Khatib Al Minangkabawy selanjutnya, tuntutlah ilmu sebanyak mungkin, jaga nama baik Ranah Minang di perantauan”.

Keberangkatan menuju Mesir ini menjadi bagian dari ikhtiar Pondok Pesantren Darul Ulum Tigo Jangko dalam mempersiapkan generasi santri untuk melanjutkan pendidikan tinggi ke salah satu pusat keilmuan Islam terkemuka di dunia.

Dalam pesan pelepasan, Dr. Burhanuddin juga ikut berpesan kepada para santri agar menjadikan perjalanan menuju Mesir sebagai momentum untuk memperkuat tekad dalam menuntut ilmu. Ia juga mengingatkan para santri agar senantiasa melakukan tajdid niat, sehingga tujuan utama selama berada di Mesir tetap terarah dan tidak bergeser.

“Al-Azhar itu berada di tengah Kota Kairo atau Qahiroh dalam bahasa Arab. Para ulama mengatakan, ((Al-Qahiratu laula tuqahhiruha, qahharta)) — Kota Kairo itu, kalau kamu tidak sanggup menaklukkannya, maka kamu yang akan ditaklukkan,” ujar Burhanuddin dalam pesannya kepada para santri.

Karena itu, ia meminta para santri untuk memperkuat azzam atau tekad dan terus memperbarui niat selama menjalani proses pendidikan di Mesir.

“Oleh karena itu, perkuat azzam dan selalu tajdid niat,” pesannya.

Menurutnya, lingkungan baru dengan dinamika kehidupan yang berbeda dari tanah air harus dihadapi dengan kesiapan mental, kedisiplinan, serta orientasi belajar yang kuat. Para santri diharapkan mampu memanfaatkan kesempatan menuntut ilmu di Al-Azhar dengan sebaik-baiknya.

27 Santri dari Berbagai Pesantren di Tanah Datar

 

Keberangkatan para santri tersebut dimediasi oleh H.MY Education Center, lembaga bimbingan belajar ke Timur Tengah yang berada di bawah naungan Pondok Pesantren Darul Ulum Tigo Jangko.

Tidak hanya mendampingi 17 santri dari Darul Ulum Tigo Jangko, H.MY Education Center pada keberangkatan kali ini juga mendampingi 10 santri lainnya yang berasal dari berbagai pondok pesantren di Kabupaten Tanah Datar.

Dengan demikian, total terdapat 27 santri yang berangkat bersama dalam rombongan menuju Mesir untuk melanjutkan pendidikan dan menempuh proses studi di Universitas Al-Azhar Kairo.

Keberangkatan rombongan tersebut dipimpin langsung oleh Ustadz Wardiantono, Lc., M.Pd., selaku Mudir atau Direktur H.MY Education Center.

Wardiantono mengatakan bahwa keberangkatan 27 santri tersebut merupakan bagian dari komitmen H.MY Education Center dalam mendampingi para santri Tanah Datar yang ingin melanjutkan pendidikan ke Timur Tengah.

“Hari ini jumlah santri yang kita dampingi keberangkatannya ada 27 orang yang berasal dari berbagai pondok pesantren se-Kabupaten Tanah Datar. Mudah-mudahan perjalanan ini berjalan lancar dan penuh keberkahan,” ujar Wardiantono.

Ia berharap seluruh santri dapat mengikuti perjalanan dengan baik serta mampu menjaga nama baik keluarga, almamater, dan daerah asal selama berada di Mesir.

### Tempuh Perjalanan 27 Jam dengan Dua Kali Transit

Perjalanan rombongan menuju Mesir diperkirakan memakan waktu sekitar 27 jam, dengan dua kali transit, yakni di Kuala Lumpur Malaysia, dan Dubai-Uni Emirat Arab, sebelum melanjutkan perjalanan menuju Kairo, Mesir.

 

Perjalanan panjang tersebut menjadi awal dari rangkaian perjalanan pendidikan para santri di negeri yang selama berabad-abad dikenal sebagai salah satu pusat perkembangan ilmu pengetahuan dan keislaman.

Dengan keberangkatan ini, Pondok Pesantren Darul Ulum Tigo Jangko kembali menunjukkan komitmennya dalam membuka akses pendidikan bagi santri untuk melanjutkan studi ke perguruan tinggi di Timur Tengah.

Para santri diharapkan tidak hanya mampu meraih keberhasilan akademik selama belajar di Universitas Al-Azhar, tetapi juga membawa pulang ilmu, pengalaman, dan wawasan yang kelak dapat memberikan manfaat bagi masyarakat, agama, dan daerah asal mereka.

Dari Bandara Internasional Minangkabau, perjalanan 27 santri Tanah Datar menuju Kairo pun dimulai membawa harapan besar untuk menuntut ilmu di salah satu pusat pendidikan Islam tertua dan terkemuka di dunia.

 

(Redaksi/WP)

 

banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *