banner 728x250

BBWS Sumatera II Normalisasi Anak Sungai Belawan di Hamparan Perak, Perkuat Pengendalian Banjir dan Dukung Irigasi Pertanian

banner 120x600
banner 468x60

Kegiatan yang dilakukan dengan mengerahkan alat berat excavator tersebut bertujuan meningkatkan kapasitas aliran sungai, mengurangi sedimentasi, serta memastikan kelancaran distribusi air bagi masyarakat dan sektor pertanian di wilayah sekitar.

Normalisasi dilakukan melalui pengerukan endapan lumpur dan pembersihan berbagai material yang berpotensi menghambat aliran air. Langkah ini dinilai penting mengingat Anak Sungai Belawan memiliki peran strategis sebagai jalur aliran air yang mendukung aktivitas pertanian sekaligus berfungsi sebagai pengendali banjir di kawasan Hamparan Perak.

banner 325x300

Kepala Satuan Kerja Operasi dan Pemeliharaan (Setker OP) SDA BBWS Sumatera II, Indra Kurnia, mengatakan bahwa kegiatan tersebut merupakan bagian dari program rutin operasi dan pemeliharaan jaringan sumber daya air yang dilaksanakan secara berkelanjutan.

“Pemeliharaan dan normalisasi sungai ini dilakukan untuk memastikan aliran air tetap lancar, mengurangi risiko banjir saat curah hujan tinggi, serta mendukung kebutuhan air bagi sektor pertanian masyarakat. Kami berkomitmen untuk terus melakukan operasi dan pemeliharaan infrastruktur sumber daya air secara berkelanjutan demi memberikan manfaat yang maksimal bagi masyarakat,” ujar Indra Kurnia.

Menurutnya, keberadaan sungai yang terpelihara dengan baik tidak hanya berfungsi sebagai sarana pengendalian banjir, tetapi juga menjadi faktor penting dalam menjaga produktivitas pertanian dan mendukung ketahanan pangan daerah.

“Melalui kegiatan ini, kami berharap kapasitas tampung sungai dapat meningkat sehingga distribusi air menjadi lebih baik dan masyarakat, khususnya para petani di Hamparan Perak, dapat merasakan manfaatnya secara langsung,” tambahnya.

Hamparan Perak sendiri merupakan salah satu kawasan pertanian yang cukup produktif di Kabupaten Deli Serdang. Karena itu, kelancaran sistem aliran air menjadi kebutuhan penting bagi petani dalam menjaga keberlangsungan aktivitas bercocok tanam.

Selain mendukung sektor pertanian, normalisasi sungai juga menjadi langkah antisipatif terhadap potensi genangan dan banjir yang kerap terjadi saat intensitas hujan meningkat. Dengan kapasitas sungai yang lebih optimal, aliran air diharapkan dapat mengalir lebih lancar menuju hilir sehingga risiko luapan dapat diminimalisir.

Masyarakat setempat menyambut baik kegiatan yang dilakukan BBWS Sumatera II tersebut. Mereka berharap pemeliharaan sungai dapat dilakukan secara berkala agar manfaatnya dapat dirasakan dalam jangka panjang, baik untuk kebutuhan pertanian maupun perlindungan terhadap ancaman banjir.

Melalui kegiatan ini, BBWS Sumatera II kembali menegaskan perannya dalam menjaga keberlanjutan pengelolaan sumber daya air, mendukung ketahanan air dan pangan nasional, serta meningkatkan kualitas hidup masyarakat melalui infrastruktur sumber daya air yang andal dan berfungsi optimal.(John Panjaitan/WP)


banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *