MAKASSAR|WARTAPAPER.COM-Hari kedua pelaksanaan pembelajaran daring di UPT SPF SD Inpres Unggulan BTN Pemda kembali menunjukkan semangat luar biasa dari guru maupun siswa. Sejak pagi, monitoring dilakukan dengan masuk ke ruang Zoom kelas 1 hingga kelas 6 satu per satu. Kehadiran guru dan siswa dipantau secara langsung, sekaligus mengamati kedisiplinan mereka dalam mengikuti proses belajar-mengajar.
Dalam setiap kelas, terlihat bagaimana guru berperan sebagai orang tua kedua bagi anak-anak di rumah. Mereka tidak hanya menyampaikan materi, tetapi juga berusaha menghadirkan suasana belajar yang kondusif, penuh inovasi, dan tetap menjaga interaksi agar anak-anak merasa diperhatikan. Walaupun sesekali terkendala jaringan internet, semangat guru dan siswa tidak pernah luntur. Anak-anak tetap disiplin, sopan, dan antusias menjawab pertanyaan yang diberikan.
Kepala sekolah, Hj. Andi Sukmawati, menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih yang mendalam kepada seluruh guru atas dedikasi mereka. “Saya bangga melihat semangat bapak dan ibu guru yang terus berinovasi, menjadi teladan, dan tetap hadir sebagai orang tua kedua bagi anak-anak. Terima kasih atas komitmen yang tidak pernah surut, meski harus beradaptasi dengan sistem daring. Mari kita pertahankan semangat ini, karena pembelajaran daring bukan alasan untuk menurunkan kualitas, melainkan cara kita beradaptasi agar tetap cerdas,” ujarnya.
Dalam kesempatan monitoring, siswa juga diberi ruang untuk menyampaikan pendapat. Ketika ditanya apakah lebih suka belajar tatap muka atau daring, mereka spontan menjawab lebih suka tatap muka. Jawaban ini menjadi refleksi bahwa interaksi langsung di sekolah tetap dirindukan oleh anak-anak, namun semangat belajar daring tetap dijaga sebagai bagian dari adaptasi pendidikan di masa kini.
Kegiatan ini sekaligus menjadi bukti bahwa pembelajaran daring di SD Inpres Unggulan BTN Pemda tidak hanya sekadar formalitas, tetapi benar-benar dijalankan dengan sungguh-sungguh. Guru hadir dengan penuh tanggung jawab, siswa mengikuti dengan disiplin, dan kepala sekolah memastikan seluruh proses berjalan efektif. Semangat kebersamaan ini diharapkan terus terjaga, sehingga kualitas pendidikan tetap terjamin meski dilakukan dari rumah.
(John Panjaitan/WP)


















