banner 728x250

Dansat Brimob Polda Papua Barat Daya, Kombes Pol. Ary Nyoto Setiawan, Tegaskan bahwa Brimob di tengah masyarakat dampak bencana Kebakaran Polri hadir berikan perlindungan, pengayoman, dan pelayanan.

banner 120x600
banner 468x60

Berdasarkan data sementara yang dihimpun di lokasi kejadian, kebakaran terjadi sekitar pukul 05.00 WIT. Api dengan cepat membesar dan menjalar ke rumah-rumah warga karena sebagian besar bangunan berdiri berdekatan serta didominasi material yang mudah terbakar. Kondisi tersebut menyebabkan proses penyelamatan harta benda warga menjadi sangat terbatas.

Akibat peristiwa tersebut, sedikitnya 55 unit rumah dilaporkan hangus terbakar. Selain menimbulkan kerugian material yang cukup besar, kebakaran juga memaksa ratusan warga mengungsi karena kehilangan tempat tinggal dan sebagian besar kebutuhan pokok mereka.

banner 325x300

Data sementara menunjukkan sebanyak 351 jiwa di Kelurahan Malawei dan 114 jiwa di Kelurahan Klaligi terdampak langsung akibat kebakaran tersebut. Hingga saat ini tidak terdapat laporan korban jiwa. Namun, banyak warga kehilangan dokumen penting, perabot rumah tangga, pakaian, serta berbagai kebutuhan sehari-hari yang turut musnah dilalap api.

Sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat yang tertimpa musibah, Satuan Brimob Polda Papua Barat Daya segera mengerahkan personel dan peralatan pendukung ke lokasi kejadian. Kegiatan kemanusiaan tersebut dipimpin langsung oleh Dansat Brimob Polda Papua Barat Daya, Kombes Pol. Ary Nyoto Setiawan, S.I.K, M.H, didampingi Bhayangkari Sat Brimob Papua Barat Daya dan personel Brimob yang terlibat dalam operasi kemanusiaan.

Untuk memenuhi kebutuhan dasar para korban, Sat Brimob mendirikan dapur lapangan yang menyediakan makanan siap saji bagi warga terdampak. Selain itu, dua unit tenda pengungsian juga didirikan sebagai tempat berlindung sementara bagi masyarakat yang rumahnya habis terbakar.Dalam mendukung kebutuhan air bersih, Sat Brimob turut mengoperasikan satu unit kendaraan Water Treatment yang mampu memproduksi dan mendistribusikan air bersih bagi para pengungsi. Ketersediaan air bersih menjadi kebutuhan mendesak pasca kebakaran, baik untuk konsumsi maupun keperluan sanitasi selama masa tanggap darurat.

Tidak hanya itu, Brimob juga membuka posko pelayanan kesehatan dan menyiagakan satu unit ambulans guna memberikan layanan medis kepada warga yang membutuhkan. Tim kesehatan diterjunkan untuk mengantisipasi berbagai gangguan kesehatan yang berpotensi muncul di lokasi pengungsian, seperti dehidrasi, infeksi saluran pernapasan, penyakit kulit, hingga trauma psikologis akibat musibah yang dialami para korban.

Dansat Brimob Polda Papua Barat Daya, Kombes Pol. Ary Nyoto Setiawan, menegaskan bahwa kehadiran Brimob di tengah masyarakat yang terdampak bencana merupakan bagian dari tugas kemanusiaan Polri dalam memberikan perlindungan, pengayoman, dan pelayanan.

“Kami hadir untuk membantu masyarakat yang terdampak kebakaran. Personel Brimob bersama Bhayangkari berupaya memberikan pelayanan terbaik melalui penyediaan air bersih, pelayanan kesehatan, dapur lapangan, serta fasilitas pengungsian. Semoga bantuan yang diberikan dapat meringankan beban warga dan membantu proses pemulihan pasca kebakaran,” ujar Ary Nyoto Setiawan.

Selain mendirikan fasilitas darurat, personel Brimob juga membantu proses evakuasi barang-barang milik warga yang masih dapat diselamatkan, menjaga keamanan di sekitar lokasi kebakaran, serta mendistribusikan bantuan kepada masyarakat terdampak.

Kehadiran aparat kepolisian bersama Bhayangkari di tengah masyarakat mendapat apresiasi dari warga yang merasa terbantu dalam menghadapi kondisi sulit pasca kebakaran. Bantuan yang diberikan dinilai sangat penting, terutama pada masa-masa awal tanggap darurat ketika kebutuhan dasar masyarakat harus segera dipenuhi.

Sementara itu, penyebab pasti kebakaran masih dalam penyelidikan aparat kepolisian. Petugas terus melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), mengumpulkan keterangan saksi, serta mendalami berbagai informasi guna mengetahui sumber api yang menyebabkan puluhan rumah warga terbakar.

Polda Papua Barat Daya menegaskan komitmennya untuk terus hadir membantu masyarakat dalam setiap situasi darurat dan bencana kemanusiaan. Melalui sinergi bersama pemerintah daerah, TNI, instansi terkait, serta berbagai elemen masyarakat, diharapkan proses penanganan korban kebakaran dapat berjalan optimal sehingga warga terdampak dapat segera bangkit dan melanjutkan kehidupan mereka kembali.(John Panjaitan/WP)

banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *