Mengangkat tema “Personal Branding ASN: Waktu Kerja untuk Negara, Waktu Luang untuk Berkarya”, webinar tersebut membahas pentingnya membangun citra diri, menjaga etika digital, serta meningkatkan profesionalisme ASN di tengah perkembangan teknologi.
Kegiatan dibuka oleh Kepala BPSDM Sumut dan menghadirkan sejumlah narasumber, di antaranya Deputi SDM Aparatur Kementerian PANRB Rahajeng Ika Desyana yang menyampaikan materi tentang “Navigasi Lampu Merah Etika di Ruang Digital.” imbuhnya.
Dalam paparannya, Rahajeng menegaskan ASN harus mampu menjaga etika, integritas, dan profesionalisme dalam menggunakan media sosial. Sebab, setiap aktivitas digital yang dilakukan aparatur turut mencerminkan citra pribadi maupun instansi tempatnya bekerja.
“Jejak digital menjadi bagian dari identitas ASN. Karena itu, setiap aparatur harus bijak dalam beraktivitas di ruang digital,” menjadi pesan utama dalam materi tersebut.
Farhan Noor Rachman dari Direktorat Jenderal Pajak Kementerian Keuangan RI membahas pentingnya personal branding bagi ASN ber akhlak.
Citra profesional seorang ASN tidak dibangun secara instan, tetapi melalui kompetensi, integritas, serta konsistensi dalam menghasilkan karya.
ASN didorong untuk memanfaatkan waktu luang secara positif dengan mengembangkan kemampuan, berbagi pengetahuan, serta menciptakan inovasi yang bermanfaat bagi masyarakat.
BPSDM Sumut berharap para ASN semakin memahami pentingnya membangun reputasi positif, menjaga perilaku di ruang digital, serta memperkuat nilai ASN BerAKHLAK.


















