WARTAPAPER.COM-Seberapa berbeda kah dunia, komunitas, dan rumah kita jika kita berkomitmen untuk membantu mereka yang menderita di sekitar kita?
Penulis Amsal, yang umumnya dikenal sebagai Raja Salomo, menuliskan ini:
“Siapa menaruh belas kasihan kepada orang yang lemah, memiutangi TUHAN, yang akan membalas perbuatannya itu.”
Amsal 19:17
Ada orang yang miskin secara finansial dan materi. Mungkin mereka dilahirkan dalam lingkaran kemiskinan, mengalami masa-masa sulit, atau sakit secara fisik dan mental. Namun ada juga orang-orang—seperti Yesus yang katakan dalam Matius 5—yang miskin dalam roh.
Memberi dengan murah hati kepada mereka yang membutuhkan, merawat mereka yang rentan, dan menjalani hidup dengan hati terbuka adalah panggilan setiap orang percaya.
Yesus menggemakan tema ini dalam Matius 25, menjelaskan bahwa perbuatan baik seperti memberi makan orang yang lapar, memberi pakaian kepada orang yang membutuhkan, menunjukkan keramahtamahan kepada orang asing, dan mengunjungi orang sakit atau orang yang dipenjara tidak akan luput dari perhatian. Faktanya, ketika kita melakukan hal-hal tersebut, kita sebenarnya melayani Yesus (Matius 25:40).
Betapa indahnya mengakhiri kemiskinan, menghentikan kelaparan, dan menyaksikan hari di mana dunia penuh damai? Pada akhirnya, Yesus akan memperbaiki semua yang hancur, untuk selamanya. Namun sampai saat itu tiba, kita harus terus melayani Dia dan mengasihi orang lain pada setiap kesempatan.
Tidak ada orang yang bisa melakukan segalanya, tapi kita semua bisa melakukan sesuatu.
Pengikut Yesus yang sejati akan didorong oleh Roh-Nya untuk mengasihi orang-orang yang Dia ciptakan. Dan jika itu belum cukup, kita dapat memercayai Dia ketika Dia mengatakan bahwa Dia memberi upah kepada mereka yang mencari Dia (Ibrani 11:6).
Yohanes mengatakannya sebagai berikut:
“Siapa yang mempunyai harta duniawi dan melihat saudara seimannya menderita kekurangan tetapi menutup pintu hatinya terhadap saudaranya itu, bagaimana kasih Allah dapat tetap di dalam dirinya?”
1 Yohanes 3:17 PBTB2
Ketika kita taat melayani umat Allah, kita sebenarnya melayani Dia!
Editor:Red/WP


















