JAKARTA |Wartapaper.Com- Anggota Komisi XII DPR RI Rokhmat Ardiyan mendorong Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) serta PT PLN (Persero) untuk memperkuat pengembangan energi baru terbarukan (EBT) dengan melibatkan Koperasi Merah Putih tingkat desa
Hal itu disampaikan Rokhmat dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) Komisi XII DPR RI bersama Direktorat Jenderal Ketenagalistrikan, Direktorat Jenderal EBTKE Kementerian ESDM, dan Direktur Utama PT PLN (Persero) di Gedung Nusantara I, Senayan, Jakarta, Kamis (4/6/2026).
Koperasi Merah Putih dapat menjadi motor penggerak ekonomi sirkular melalui berbagai program, pengolahan minyak jelantah menjadi bahan bakar alternatif hingga pemanfaatan sampah sebagai sumber energi.
“Koperasi Merah Putih yang jumlahnya cukup banyak harus dimanfaatkan untuk membangun ekosistem energi baru terbarukan. Minyak jelantah dan sampah bisa diolah menjadi sumber energi yang bermanfaat,” ucap Rokhmat.
Politikus dari daerah pemilihan Jawa Barat X yang meliputi Kuningan, Ciamis, Banjar, dan Pangandaran mendorong sosialisasi pemanfaatan bioetanol melalui jaringan koperasi yang sudah tersedia.
Langkah tersebut tidak hanya mendukung ketahanan energi nasional, tetapi juga membuka peluang ekonomi baru bagi masyarakat desa.
Ia meminta agar Direktorat Jenderal Ketenagalistrikan, PLN, dan Direktorat Jenderal EBTKE dapat bersinergi menggandeng Koperasi Merah Putih.
Rokhmat juga mengingatkan PLN agar menjaga keandalan sistem kelistrikan, khususnya pada wilayah strategis seperti Jakarta dan daerah pemilihannya.
PLN agar melakukan perhatian khusus terhadap infrastruktur listrik yang berusia lama, termasuk gardu induk dan trafo, guna mencegah gangguan pasokan listrik kepada masyarakat. Dengan kolaborasi pemerintah, PLN, dan koperasi, Rokhmat berharap pengembangan energi bersih dapat semakin kuat serta memberi manfaat langsung bagi masyarakat di tingkat desa.(Red/WP)


















