banner 728x250

Tersambar Petir Saat Berteduh di Gubuk Persawahan Martellu, Tanah Karo ,Tiga Orang Tewas Seketika

banner 120x600
banner 468x60
SUMATERA UTARA-KARO|WARTAPAPER.COM– Tiga warga meninggal dunia setelah diduga tersambar petir saat berteduh di sebuah gubuk di area persawahan Desa Martellu, Kecamatan Laubaleng, Kabupaten Karo, Sumatera Utara, Rabu (4/11/2026) sore.

 

Ketiga korban masing-masing berinisial H.B. (31), R.G. (57), dan M.S.D. (13). Mereka merupakan warga Desa Martellu yang saat kejadian sedang melakukan aktivitas pengolahan lahan persawahan.

Kapolres Karo AKBP Pebriandi Haloho melalui Kapolsek Mardingding AKP A. Nainggolan membenarkan peristiwa tersebut.

banner 325x300
Pengendalian harga pasokan

Berdasarkan informasi yang dihimpun, kejadian bermula sekitar pukul 16.00 WIB ketika hujan turun disertai petir. Saat itu, ketiga korban yang sedang bekerja di persawahan berupaya mencari perlindungan dengan berteduh di sebuah gubuk.

 

Namun, diduga sambaran petir mengenai lokasi tempat mereka berteduh hingga mengakibatkan ketiganya meninggal dunia.

 

Setelah menerima laporan dari Kepala Desa Martellu, personel Polsek Mardingding segera menindaklanjuti kejadian tersebut. Selanjutnya, ketiga korban dievakuasi oleh masyarakat menggunakan ambulans menuju Puskesmas Laubaleng.

Menyikapi peristiwa tersebut, Kapolsek Mardingding AKP A. Nainggolan mengimbau masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan, terutama ketika beraktivitas di luar ruangan saat cuaca buruk disertai hujan dan petir.

 

Ia mengingatkan warga untuk segera menghentikan aktivitas di area terbuka apabila terjadi hujan disertai petir dan mencari tempat perlindungan yang lebih aman.

 

Masyarakat juga diminta menghindari berteduh di bawah pohon, gubuk terbuka, maupun lokasi persawahan yang berisiko tersambar petir. Selain itu, penggunaan telepon genggam di area terbuka saat terjadi petir sebaiknya dihindari hingga kondisi cuaca kembali aman.

Polres Karo turut menyampaikan belasungkawa atas meninggalnya ketiga warga tersebut. Pihak kepolisian berharap keluarga yang ditinggalkan diberikan kekuatan dan ketabahan dalam menghadapi musibah tersebut.

 

Peristiwa ini menjadi pengingat bagi masyarakat agar tidak mengabaikan potensi bahaya sambaran petir, khususnya saat melakukan aktivitas di area terbuka pada musim hujan.

 

WARTAPAPER.COM

 

banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *