PANDEGLANG|WARTAPAPER.COM-Danrem 064/Maulana Yusuf Brigjen TNI Daru Cahyadi Soeprapto menyatakan bahwa kunjungan tersebut menjadi momentum penting untuk melihat langsung perkembangan di lapangan.
“Beliau ingin memastikan progres berjalan, sekaligus mengetahui kendala yang ada agar bisa dicarikan solusi nyata di wilayah Cimanggu,” ujarnya.
Di Usia ke-60, Danrem 064/MY Tekankan bahwa TNI Bukan milik elit, tapi milik rakyat
Sorotan tertuju dititik-titik infrastruktur lain yang belum tersentuh optimal. Beberapa di antaranya seperti jembatan memerlukan perbaikan serta bak penampungan air yang dinilai perlu penguatan tambahan.
Wakil Panglima TNI menekakan kembali bahwa pembangunan ekonomi desa bukanlah program instan, melainkan proses panjang yang harus ditopang secara konsisten.
“Ini bukan program yang hasilnya bisa dilihat sesaat. Ini berjenjang dan jangka panjang,” ujar Danrem, menggambarkan visi besar penguatan ekonomi rakyat melalui UMKM dan produktivitas desa.
Puncak kunjungan berlangsung di lokasi pembangunan Yonif TP 842/Badak Sakti. Di sana, tanah yang masih terus diratakan dan bangunan yang mulai berdiri menjadi saksi lahirnya satuan baru yang kelak diharapkan memperkuat postur pertahanan wilayah.
Di hadapan prajurit, Wakil Panglima TNI menegaskan pentingnya profesionalisme dan kesiapsiagaan tanpa henti. Ia menekankan bahwa kekuatan satuan tidak hanya dibangun dari infrastruktur, tetapi dari disiplin dan budaya latihan yang terus hidup.
Kunjungan ditutup dengan kesan mendalam,di balik tanah yang dibuka, jalan yang dibeton, dan satuan yang dibangun, terdapat sebuah pesan besar negara hadir , bekerja, dan bergerak hingga ke pelosok Cimanggu.(Red/WP)
Sumber: Penrem 064/WP


















