banner 728x250

Walikota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas Aplaus buat Kemandirian dan kekuatan Gerak Perempuan Aisyiyah Kota Medan Peran Penting Milad ke-109 Bersama Gebyar Muktamar Muhammadiyah di Jalan Air Bersih

banner 120x600
banner 468x60

MEDAN|WARTAPAPER.COM-Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas memberikan apresiasi tinggi terhadap kemandirian dan kekuatan gerakan perempuan Aisyiyah Kota Medan dalam peringatan Milad ke-109 yang dirangkaikan dengan Gebyar Muktamar Muhammadiyah, Minggu (14/6/2026).

banner 325x300
Acara  digelar di Jalan Air Bersih tersebut turut dihadiri Menteri Koordinator Bidang Pangan RI Zulkifli Hasan, para tokoh, serta pengurus Aisyiyah dari berbagai tingkatan.

Jasa liputan berita

Dalam sambutannya, Rico Waas mengaku kagum dengan kiprah Aisyiyah  dinilainya mampu menunjukkan kemandirian organisasi secara nyata, termasuk dalam pengelolaan dan pembangunan fasilitas secara kolektif.

“Saya melihat Aisyiyah  adalah organisasi paling mandiri yang saya lihat di Kota Medan,” ucap Rico Waas.

Lebih Lanjut Ia mencontohkan kemampuan Aisyiyah yang berhasil menghimpun dana hingga Rp1,7 miliar untuk pembelian tanah pembangunan Gedung Dakwah, sebagai bukti nyata kekuatan gotong royong dan kemandirian organisasi perempuan tersebut

Menurutnya, di era modern saat ini, kekuatan sebuah organisasi sangat ditentukan oleh kemampuan untuk berdiri di atas kaki sendiri. Hal itu, kata dia, telah ditunjukkan Aisyiyah melalui struktur organisasi yang solid dan jaringan yang luas hingga ke berbagai kecamatan di Kota Medan.

Rico menilai Aisyiyah memiliki kapasitas manajerial dan kepemimpinan yang kuat jika terus diberi ruang untuk berkembang, terutama dalam bidang dakwah dan sosial kemasyarakatan.

Ia berharap Aisyiyah semakin maju dan terus bersinergi dengan pemerintah dalam berbagai program pembangunan sosial.

“Selamat Milad ke-109 Aisyiyah. Kami berharap Aisyiyah semakin maju dan sukses, dan kami siap terus bersinergi,” ujarnya.

Sementara  Menko Pangan RI Zulkifli Hasan dalam kesempatan tersebut menyoroti peran historis tokoh-tokoh Muhammadiyah dalam perjuangan kemerdekaan Indonesia, termasuk dalam perumusan dasar negara.

Ia menegaskan kontribusi Muhammadiyah dan Aisyiyah merupakan bagian penting dari sejarah berdirinya Republik Indonesia.

Menurutnya, penghargaan terhadap organisasi tersebut bukan hanya bentuk dukungan politik, tetapi juga kewajiban moral atas jasa besar dalam perjalanan bangsa.(John Panjaitan/WP)

banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *