banner 728x250
Berita  

Wali Kota Tanjungpinang Lis Darmansyah Buka Pemusatan Pendidikan dan Pelatihan Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Kota Tanjungpinang 2026

banner 120x600
banner 468x60

banner 325x300
TANJUNGPINANG|WARTAPAPER.COM– Wali Kota Tanjungpinang Lis Darmansyah membuka pemusatan Pendidikan dan Pelatihan Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Kota Tanjungpinang 2026 di Ballroom Hotel Alltrue, Senin, 10 Agustus 2026.

Pemusatan pendidikan dan pelatihan tersebut berlangsung pada 10-18 Agustus 2026. Sebanyak 56 peserta terpilih mengikuti rangkaian pembinaan setelah melalui proses seleksi.

Dari 270 peserta yang mendaftar secara daring, peserta yang lolos hingga tahap pemantauan akhir atau pantukhir berjumlah 56 orang. Mereka terdiri atas 29 putra dan 27 putri.

Lis mengatakan pemusatan pelatihan Paskibraka merupakan kegiatan rutin tahunan untuk mempersiapkan para peserta menjalankan tugas pengibaran Bendera Pusaka pada peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.

Menurut dia, pelatihan tidak hanya berfokus pada kemampuan baris-berbaris dan menyatukan gerak langkah.

Para peserta juga dibekali kedisiplinan, kekompakan, kecintaan terhadap Pancasila, serta nilai kebangsaan.

“Sebagai Paskibraka, juga ditanamkan jiwa kedisiplinan, kekompakan, kecintaan terhadap Pancasila dan bangsa negara sehingga bisa menjadi contoh bagi generasi mendatang,” ujar Lis.

Dalam arahannya, Lis juga mengingatkan para peserta mengenai pentingnya menjaga persatuan di tengah kebebasan bermedia sosial.

Menurut dia, perbedaan pilihan dan sikap terhadap individu tidak seharusnya berkembang menjadi kebencian terhadap bangsa maupun hasil perjuangan para pendahulu.

“Zaman sekarang ini bebas bermedia sosial. Boleh benci kepada orangnya, tapi tidak boleh benci kepada bangsanya. Boleh benci pada oknumnya, tapi tidak boleh benci terhadap hasil perjuangan para pejuang bangsa,” kata Lis.

Ia menilai, Paskibraka memiliki posisi penting sebagai generasi muda yang ikut menjadi bagian dari momentum peringatan kemerdekaan.

Karena itu, nilai yang diperoleh selama pelatihan diharapkan tidak berhenti pada pelaksanaan tugas saat upacara, tetapi juga diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.

Lis juga mengajak masyarakat Tanjungpinang turut memeriahkan HUT ke-81 Kemerdekaan RI dengan memasang bendera Merah Putih.

Menurut dia, pemasangan bendera bukan sekadar kegiatan seremonial, tetapi menjadi bentuk penghormatan terhadap nilai perjuangan para pahlawan yang telah memperjuangkan kemerdekaan Indonesia.

“Memasang bendera merupakan penghormatan nilai-nilai hasil perjuangan yang telah ditorehkan para pejuang bangsa Indonesia,” ujarnya.
Ia berharap seluruh masyarakat ikut mengambil bagian dalam peringatan kemerdekaan dengan semangat kebersamaan.

“Kita berharap kepada masyarakat, mari bersama-sama memeriahkan HUT RI ke-81 dengan memasang bendera. Artinya, kita sudah mencintai bangsa ini,” kata Lis.

Selama masa pemusatan pendidikan dan pelatihan, para calon Paskibraka akan mengikuti berbagai materi yang disampaikan oleh sejumlah narasumber hingga pelaksanaan tugas pengibaran Bendera Pusaka pada peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI.

Albert Sembiring/WP

banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *