Julie Sutrisno Laiskodat melalui Fraksi NasDem gelar sosialisasi Empat Pilar Kebangsaan di Desa Amakaka, Ile Ape, Lembata.Julie Sutrisno Laiskodat melalui Fraksi NasDem gelar sosialisasi Empat Pilar Kebangsaan di Desa Amakaka, Ile Ape, Lembata. Foto: Istimewa.
LEMBATA|WARTAPAPER.COM – Anggota MPR RI dari Fraksi Partai NasDem, Julie Sutrisno Laiskodat, menggelar kegiatan sosialisasi Empat Pilar Kebangsaan di Desa Amakaka, Kecamatan Ile Ape, Kabupaten Lembata, Senin (21/09/2026).
Kegiatan ini disambut antusias oleh masyarakat setempat serta dihadiri jajaran pengurus desa, kecamatan, dan simpatisan Partai NasDem dari Ile Ape dan Ile Ape Timur. Meski Julie Laiskodat tidak hadir langsung karena tugas lain, semangat peserta tetap tinggi.
Empat Pilar Kebangsaan yang disosialisasikan meliputi Pancasila, UUD 1945, NKRI, dan Bhinneka Tunggal Ika. Camat Ile Ape, Laurensius Manuk, S.Sos., M.M., dalam sambutannya menegaskan pentingnya pemahaman nilai kebangsaan dalam kehidupan sehari-hari.
“Ruang seperti ini dulu dikenal dengan Penataran P4. Nilai utamanya ada di Pancasila dan komitmen kita sebagai bangsa Indonesia,” ujarnya.
Laurensius berharap peserta dapat menjaga “rumah besar Indonesia” dengan komitmen saling menghormati.
Menurutnya, sosialisasi Empat Pilar bukan sekadar seremonial, melainkan bagian dari membangun karakter bangsa.
Ketua DPD NasDem Lembata, Yuni Damayanti, SE., hadir sebagai narasumber utama.
Ia menekankan bahwa sosialisasi Empat Pilar merupakan amanat konstitusional untuk memperkuat nasionalisme.
“Bicara NKRI harga mati, maka masyarakat juga harus patuh,” tegasnya.
Yuni menambahkan, Pancasila menjamin kesetaraan dan keadilan, termasuk bagi perempuan, serta menolak segala bentuk diskriminasi.
Ia mengajak masyarakat menjadi agen penyebar nilai kebangsaan di lingkungan masing-masing.
Sementara itu, Anggota DPRD Lembata dari Fraksi NasDem, Jhon S. J. Batafor, menegaskan bahwa Empat Pilar Kebangsaan sudah menjadi kompas moral bangsa sejak dahulu.
“Semua itu bisa dibingkai dalam gotong royong. Pancasila bukan sekadar dihafal, tetapi harus diamalkan dalam kehidupan bermasyarakat,” katanya.
Melalui kegiatan ini, masyarakat diharapkan semakin memahami dan mengamalkan nilai-nilai kebangsaan demi memperkuat persatuan bangsa di tengah keberagaman.
(John Panjaitan/WP)


















