JAKARTA|WARTAPAPER.COM-Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, kembali menjadi sorotan setelah secara langsung meminta awak media untuk meninggalkan ruangan saat dirinya tengah berpidato dalam agenda Sarasehan Kebangsaan. Permintaan tersebut disampaikan secara terbuka oleh Kepala Negara lantaran ia ingin melangsungkan sesi diskusi tertutup secara lebih mendalam dan “dari hati ke hati” khusus dengan para guru besar yang hadir, tanpa adanya publikasi jurnalistik.
Di balik kelakarnya menawarkan kopi, manuver “pengusiran halus” ini seolah menjadi sinyal tegas keengganan sang Kepala Negara untuk diawasi oleh lensa media. Ia mempersilakan para wartawan untuk menyingkir sejenak dari area pertemuan dengan dalih menikmati suguhan yang telah disiapkan panitia. “Jadi dengan hormat, saya mengundang para wartawan untuk minum kopi di luar,” pungkasnya, sebuah langkah yang tak pelak memicu tanda tanya terkait apa yang sebenarnya ingin disembunyikan sang Presiden di balik pintu tertutup tersebut.
Source: Sekretariat Presiden
Editor:Red/WP)


















