banner 728x250

Peletakan Batu Pertama Gapura Masjid Jamik, Lailatul Badri: Masjid Bukan hanya sebagai Tempat Ibadah saja Melainkan Pusat Pembinaan Umat

banner 120x600
banner 468x60

MEDAN|WARTAPAPER.COM – Anggota DPRD Kota Medan dari Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Lailatul Badri, menghadiri prosesi peletakan batu pertama pembangunan Gapura Masjid Jamik di Jalan Ampera III, Kelurahan Glugur Darat II, Kecamatan Medan Timur, Sabtu (18/7/2026).

Prosesi peletakan batu pertama yang dilakukan bersama pengurus Badan Kemakmuran Masjid (BKM) Masjid Jamik tersebut menjadi penanda dimulainya pembangunan gapura sebagai bagian dari upaya mempercantik kawasan masjid sekaligus memperkuat identitas keislaman di lingkungan masyarakat.

banner 325x300

Dalam sambutannya, Lailatul Badri mengatakan pembangunan gapura tidak hanya bertujuan memperindah tampilan fisik masjid, tetapi juga menjadi simbol syiar Islam dan pengingat bagi masyarakat untuk semakin mencintai serta memakmurkan masjid.

“Dengan pembangunan gapura ini sebagai upaya untuk memperindah kawasan masjid. Selain itu, pembangunan ini juga memperkuat identitas keislaman di tengah masyarakat,” ujar Lailatul Badri.

Politisi yang akrab disapa Lela itu berharap keberadaan gapura baru dapat menjadi daya tarik bagi masyarakat, khususnya generasi muda, untuk lebih dekat dengan masjid dan aktif mengikuti berbagai kegiatan keagamaan.

“Harus dipahami bersama, masjid bukan hanya sebagai tempat ibadah, tetapi juga menjadi pusat kegiatan sosial, pendidikan umat, dan pembinaan generasi muda. Dengan adanya gapura ini, kami berharap menjadi simbol yang mengingatkan masyarakat untuk senantiasa datang dan melaksanakan salat berjamaah,” katanya.

Lela juga mengingatkan pentingnya memakmurkan rumah ibadah sebagaimana yang diperintahkan dalam Al-Qur’an.

“Allah SWT berfirman dalam Surah At-Taubah ayat 18 bahwa yang memakmurkan masjid-masjid Allah adalah orang-orang yang beriman kepada Allah dan hari kemudian. Karena itu, mari kita bersama-sama menjaga, membangun, dan memakmurkan masjid sebagai pusat peradaban umat,” tuturnya.

Lebih lanjut Ia menambahkan, pembangunan fasilitas pendukung masjid harus menjadi tanggung jawab bersama antara pemerintah, pengurus masjid, dan masyarakat agar rumah ibadah semakin nyaman digunakan untuk berbagai aktivitas keagamaan dan sosial.

Sementara itu, Ketua Badan Kemakmuran Masjid (BKM) Masjid Jamik menyampaikan apresiasi atas kepedulian dan perhatian Lailatul Badri terhadap lingkungan Masjid Jamik.

Menurutnya, selain mendukung pembangunan gapura, Lailatul Badri juga telah memperjuangkan berbagai kebutuhan infrastruktur di kawasan tersebut, termasuk perbaikan fasilitas pemakaman muslim.

“Kami atas nama jamaah mengucapkan terima kasih dan memberikan apresiasi kepada Ibu Lailatul Badri yang telah memberikan perhatian kepada Masjid Jamik. Selain pembangunan gapura, kondisi pagar pemakaman muslim yang sejak tahun 2025 kami keluhkan karena miring kini telah mendapat perhatian pemerintah. Drainase juga telah dibenahi, dan kawasan ini sekarang menjadi lebih terang karena lampu penerangan jalan sudah dipasang berkat perjuangan beliau,” ungkap Ketua BKM.

Lanjut Ia berharap sinergi antara masyarakat, pengurus masjid, dan pemerintah dapat terus terjalin sehingga pembangunan di kawasan Masjid Jamik dapat berjalan berkelanjutan dan memberikan manfaat bagi masyarakat luas.

Pembangunan Gapura Masjid Jamik diharapkan menjadi langkah awal dalam mempercantik kawasan rumah ibadah sekaligus memperkuat fungsi masjid sebagai pusat ibadah, pendidikan, dakwah, serta pemberdayaan umat di Kecamatan Medan Timur.

(Lucia/WP)

banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *