Ada sebanyak 2.015 calon mengikuti sidang yang menjadi tahapan penentu sebelum pelaksanaan Sidang Pantukhir tingkat Panitia Pusat (Panpus) TNI AD.
Setibanya di Rindam I/BB, Pangdam menerima laporan dari Pos 1, dilanjutkan menerima laporan jajar kehormatan dari regu jaga. Selanjutnya, Pangdam menuju ruang sidang untuk membuka rangkaian Sidang Pantukhir yang diawali dengan laporan Sekretaris II kepada Ketua Sidang, kemudian dilanjutkan paparan hasil pelaksanaan seleksi sebagai dasar penentuan calon yang akan diusulkan mengikuti Sidang Pantukhir tingkat Panitia Pusat (Panpus) TNI AD. Membacakan amanat Aspers Kasad Mayjen TNI I Wayan Suarjana, Pangdam menegaskan seluruh proses seleksi harus dilaksanakan secara objektif, transparan, dan akuntabel. Keputusan kelulusan harus didasarkan pada hasil seleksi yang komprehensif dan dapat dipertanggungjawabkan guna menghasilkan calon prajurit yang unggul secara fisik, akademik, mental, serta memiliki karakter, loyalitas, dan integritas tinggi untuk mengabdi kepada bangsa dan negara.
Pada kesempatan tersebut, Pangdam menegaskan bahwa penerimaan prajurit TNI AD gratis atau tidak dipungut biaya dalam bentuk apa pun. Pangdam mengimbau masyarakat agar tidak mempercayai oknum yang menjanjikan kelulusan dengan imbalan uang maupun bentuk lainnya karena seluruh proses seleksi dilaksanakan secara objektif, transparan, dan berdasarkan kemampuan masing-masing peserta.
Kegiatan ini turut dihadiri Danrindam I/BB, Wakil Ketua, Pawas, Sekretaris, Katim Rik/Uji, serta para pejabat utama Rindam I/BB.
Sumber: Pendam I/BB
Editor:pagar kristian/WP


















