
Peksiminas merupakan ajang seni mahasiswa tingkat nasional yang diselenggarakan oleh Badan Pembina Seni Mahasiswa Indonesia (BPSMI). Kegiatan tersebut berlangsung pada 8 hingga 10 September 2026 di Universitas Jember, Jawa Timur, dengan mempertandingkan 15 tangkai perlombaan.

“Prestasi ini menjadi kebanggaan tersendiri bagi saya. Apalagi, saya menjadi satu-satunya mahasiswa asal Madura yang berhasil lolos hingga tingkat nasional Peksiminas,” ujar Rofiqotul Ummah.
Sebelum berlaga di tingkat nasional, Rofiqotul Ummah terlebih dahulu mengikuti seleksi Pekan Seni Mahasiswa Daerah (Peksimida) Jawa Timur. Dalam ajang tersebut, ia berhasil meraih juara pertama dan berhak mewakili Jawa Timur pada tangkai lomba baca puisi putri di Peksiminas 2026.
Menurutnya, kemampuan dalam membawakan puisi tidak hanya ditentukan oleh penguasaan teks, tetapi juga penghayatan, intonasi, artikulasi, serta ekspresi saat tampil. Persiapan dilakukan secara serius agar mampu memberikan penampilan terbaik di hadapan dewan juri.
“Sejak mengikuti seleksi tingkat daerah, saya terus memperbaiki penghayatan, intonasi, artikulasi, dan ekspresi. Semua proses itu menjadi pengalaman berharga untuk tampil di tingkat nasional,” katanya.
Rofiqotul Ummah dikenal cukup aktif mengikuti berbagai kompetisi baca puisi. Sebelumnya, ia juga telah meraih sejumlah prestasi dalam lomba baca puisi di tingkat lokal, regional, hingga nasional. Keberhasilan di Peksiminas 2026 diharapkan semakin memotivasi dirinya untuk terus berkarya dan mengembangkan kemampuan di bidang seni sastra.
(Eva Chatarina/WP)

















