INTERNASIONAL|WARTAPAPER.COM-Tak bisa dipungkiri, dalam setiap serangan Amerika Serikat,tidak sedikit aset militer Iran yang rusak atau hancur.
Tapi itu semua ternyata sudah masuk dalam skenario perang Teheran.
Buktinya, Pasukan Pertahanan Udara Iran sendiri mengakui beberapa sistem pertahanan udara buatan dalam negeri mereka memang rusak akibat serangan AS.
Jumlahnya? Tidak disebutkan.
Yang jelas, kata Brigadir Jenderal Mohammad Sadeghian,Wakil Komandan Pasukan Pertahanan Udara Iran:
_”Sejak hari pertama konflik, begitu satu sistem rusak, ia langsung diperbaiki dan diganti secepat mungkin. Lalu siap digunakan lagi untuk menyerang.”_
Intinya: cepat rusak, cepat ganti. Cepat perbaiki, langsung pakai lagi.
Makanya wajar kalau Trump berulang kali mengumumkan bahwa “pertahanan Iran sudah dimusnahkan”.
Tapi faktanya, negara Persia itu seolah tidak tumbang. Serangan tetap diluncurkan seperti tidak ada apa-apa.
Bukan karena ada “sihir”.
Ini murni persiapan rapi dan sistem cadangan berlapis.
Iran sudah menghitung: akan ada yang hancur. Jadi mereka siapkan penggantinya. Rusak hari ini, besok sudah berdiri lagi.
Perang modern memang bukan cuma soal siapa punya senjata paling canggih. Tapi siapa yang paling siap kehilangan, dan paling cepat bangkit.
Menurut kamu, strategi “rusak-ganti-serang lagi” ini efektif nggak dalam perang jangka panjang? 👇
#Iran #AmerikaSerikat #MiliterIran #PertahananUdara #Trump #KonflikTimurTengah #Geopolitik #Alutsista #BeritaInternasional #WorldNews #Perang #SistemPertahanan
John Panjaitan/WP


















