Humbang Hasundutan|Wartapaper.com– Kabupaten Humbang Hasundutan terus memperkuat sinergi lintas sektor untuk mendukung keberhasilan program kesehatan masyarakat. Komitmen ditegaskan dalam kegiatan Advokasi Program Pencegahan dan Pengendalian Penyakit yang melibatkan organisasi perangkat daerah (OPD), tenaga kesehatan, TP PKK, pemerintah kecamatan, serta berbagai mitra terkait, Selasa (2/6/2026).
Kepala Dinas Kesehatan Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (P2KB) Kabupaten Humbang Hasundutan, Alexander Gultom, menyatakan kegiatan advokasi bertujuan memperkuat kolaborasi lintas program dan lintas sektor dalam mendukung kebijakan, strategi pencegahan, serta pengendalian penyakit di daerah tersebut.
Menurut Alexander, dukungan sumber daya berbagai sektor menjadi faktor penting dalam meningkatkan capaian program kesehatan masyarakat. Kegiatan yang berlangsung selama dua hari diikuti oleh OPD terkait, kepala seksi di tingkat kecamatan, kepala UPT Puskesmas, TP PKK Kabupaten, Ketua TP PKK Kecamatan, serta Perkumpulan Sada Ahmo.
Ketua TP PKK Kabupaten Humbang Hasundutan, Ibu Erma Oloan P. Nababan, memberikan apresiasi atas kerja sama telah terjalin antara pemerintah daerah, tenaga kesehatan, PKK, dan seluruh pemangku kepentingan mendukung berbagai program kesehatan .Sinergi yang kuat diperlukan untuk menyukseskan sejumlah program prioritas, antara lain deteksi dini kanker leher rahim melalui pemeriksaan IVA Test dan HPV DNA, peningkatan cakupan imunisasi lengkap dan penanganan anak zero dose, pengendalian penyakit tidak menular seperti hipertensi dan diabetes melitus, pengendalian konsumsi gula, garam, dan lemak, pelaksanaan Cek Kesehatan Gratis (CKG), percepatan eliminasi tuberkulosis (TB), HIV dan hepatitis, serta penanggulangan rabies dan gigitan hewan penular rabies. Erma menambahkan, Kabupaten Humbang Hasundutan menjadi salah satu daerah percontohan Posyandu 6 Standar Pelayanan Minimal (SPM) dituntut terus meningkatkan kualitas layanan kesehatan melalui peran aktif kader PKK dan Posyandu dalam mewujudkan keluarga yang sehat, mandiri, dan berkualitas.
Bupati Humbang Hasundutan, Dr. Oloan P. Nababan, SH, MH, dalam sambutan tertulis yang dibacakan Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Sabar H. Purba, menegaskan bahwa pembangunan kesehatan merupakan investasi strategis dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia.
Bupati menyampaikan berbagai program prioritas kesehatan membutuhkan dukungan dan keterlibatan seluruh sektor, mulai dari deteksi dini kanker serviks, peningkatan cakupan imunisasi, pengendalian penyakit tidak menular, pelaksanaan Cek Kesehatan Gratis, eliminasi TB, HIV dan hepatitis, hingga penanggulangan rabies.
Keberhasilan program kesehatan tidak menjadi tanggung jawab sektor kesehatan semata, tetapi memerlukan partisipasi aktif seluruh elemen masyarakat. Karena itu, kolaborasi antara TP PKK, OPD, tenaga kesehatan, pemerintah desa, organisasi kemasyarakatan, dan berbagai pemangku kepentingan lainnya terus diperkuat.
“Sinergi lintas sektor menjadi kunci dalam meningkatkan derajat kesehatan masyarakat sekaligus mendukung percepatan terwujudnya visi Kabupaten Humbang Hasundutan yang adil, makmur, lestari, dan bermartabat,ungkapnya mengakhiri wawancara.(James/WP)


















