
Mereka diterima oleh wakil ketua DPRD Sumut Sutarto dari komisi IV yang semula mereka tolak. Sebelumnya mereka hanya ingin berjumpa dengan ketua DPRD Sumut Erni Ariyanti, tapi beliau katanya dalam keadaan sakit.
“Kami hanya mau berjumpa dengan ketua DPRD Sumut” kata Orator dari mobil orasi yang mereka bawa.

Kordinator mahasiswa dalam UNIMED dalam aksi ini adalah Muhammad Ade Ikhsan yang melakukan orasinya dengan disertai bakar ban. Dalam aksi ini mereka menuntut 10 prioritas untuk disampaikan kepemerintah pusat yaitu
– Prioritas pendidikan di kembalikan
-Stop program populis, termasuk MBG dan Kopdes Merah putih Turunkan harga BBM dan sembako
– Hentikan Militeristik di ranah sipil —Stabilkan Nilai Tukar Rupiah terhadap Dolar
-Desak Pemda untuk Listrik dan Air bersih
-Menagih Janji Prabowo untuk menciptakan 18 Juta pekerjaan
– Perkuat stabilas Moneter
– Sekolah gratis
Salam aksi ini mereka juga ingin agar tuntutan mereka di Upload di Medsos DPRD Sumut. 10 Tuntutan yang ditandatangani oleh wakil Ketua DPRD Sumut dan mahasiswa tersebut juga bermeterai harus diupload hingga pukul 17.00 Wib.
Kapolsek Medan Baru mendampingi wakil ketua DPRD Sumut
Kapolsek Medan Baru Kompol Bambang Gunanti Hutabarat dengan setia selalu memantau aksi dan turut mendampingi Wakil Ketua DPRD Sumut saat menerima mahasiswa didepan gerbang gedung DPRD.
Dalam aksi demo ini, petugas tetap berjaga dilokasi dan arus lalu lintas juga dialihkan dari sekitaran jalan Imambonjol untuk mengurangi kemacetan akibat aksi ini. Sekitar pukul 14.30 Wib mereka mahasiswa membubarkan diri dengan tertib.(John Panjaitan/WP)

















