SUMATERA UTARA-MEDAN|WARTAPAPER.COM- Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi Sumatera Utara memperkuat kolaborasi dengan Universitas Sumatera Utara (USU) untuk mendukung perumusan kebijakan pertanian 2027, dengan fokus meningkatkan produktivitas, menjaga pasokan pangan, dan mendorong kesejahteraan petani.
Salah satu prioritas kerja sama tersebut adalah penyusunan pola tanam komoditas strategis, khususnya cabai merah, guna menjaga kesinambungan produksi dan ketersediaan pasokan sepanjang tahun.
Pengaturan pola tanam diharapkan membantu mengurangi risiko kekurangan pasokan pada periode tertentu, sehingga dapat mendukung stabilisasi harga pangan dan memperkuat upaya pengendalian inflasi di Sumatera Utara.
Pemerintah Provinsi Sumatera Utara melalui Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan menilai kolaborasi dengan perguruan tinggi penting untuk memperkuat perencanaan pembangunan pertanian berbasis pengetahuan dan kajian akademis.
Keterlibatan USU diharapkan dapat mendukung penyusunan kebijakan yang lebih terarah melalui rekomendasi strategis, pendampingan, serta pengembangan inovasi yang sesuai dengan kebutuhan sektor pertanian daerah.
Pola Tanam Cabai untuk Jaga Pasokan dan Harga
Cabai merah menjadi salah satu komoditas yang mendapat perhatian dalam rencana kolaborasi tersebut. Penyusunan pola tanam yang terencana diharapkan dapat membantu menjaga ketersediaan produksi secara lebih merata sepanjang tahun.
Ketersediaan pasokan yang lebih terjaga berpotensi mendukung stabilitas harga di tingkat konsumen sekaligus memberikan kepastian yang lebih baik bagi petani dalam merencanakan kegiatan usaha taninya.
Melalui kolaborasi tersebut, Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Sumatera Utara bersama USU diharapkan dapat memperkuat pembangunan pertanian yang produktif, berkelanjutan, dan berorientasi pada peningkatan kesejahteraan petani.


















