
KISARAN |WARTAPAPER.COM- Warga masyarakat di dua kecamatan yang ada di kabupaten Asahan masing masing Bandar Pulau dan kecamatan Buntu Pane Asahan, merasa kecewa dengan kepemimpinan Taufik ZA Siregar dan Rianto, pasalnya sejak dipilihnya kedua pemimpin tidak ada pembangunan yang menyentuh rakyatnya , kesemuanya hanya omon omon saja.

Kedua warga masyarakat Bandar Pulau kerap disapa Sherly dan Manurung saat ditemui di pekan Aek Songsongan mengeluhkan rusaknya jalan didesa ini sudah bertahun tahun tidak pernah diperbaiki, padahal warga disini rajin dalam bayar pajak, namun pemimpin di kabupaten ini seakan tidak pernah peduli dan asyik pencitraan semata dan jajan jalan.
Warga masyarakat disini setiap hari saat melewati jalan di desa Gunung Berkat, Buntu Maraja, desa Padang Pulau, maupun desa Gajah Sakti harus berjibaku dengan jalan yang berlumpur dan berlobang dalam, ungkapnya.
Di tempat terpisah Wawan(50) warga Buntu Pane juga mengeluhkan adanya jalan rusak di daerah Buntu Pane ini, pada hal jalan ini merupakan akses untuk mendukung perekonomian dan lagi jalan ini juga dikelola oleh Bina Marga Propinsi Sumatera Utara, nanu sudah bertahun tahun tidak pernah di perbaiki, dan warga masyarakat masih juga melewati jalan ini, dan bupati Asahan juga sudah pernah di demo warga masyarakat, namun bupatinya hanya janji janji terus tidak ada realisasinya .
Kami warga masyarakat Buntu Pane buka sampai akhir bulan Juni 2926 nanti tidak ada dilakukan perbaikan jalan , kami akan kembali melakukan aksi protes kepada pimpinan kabupaten ini,” tukasnya.(Maya/WP)

















