SUKOREJO|WARTAPAPER.COM— Kepala Desa (Kades) Sukorejo Kecamatan Turi, Lamongan kembali menyalurkan bantuan beras hasil pengelolaan tanah bengkok desa kepada warga. Tradisi berbagi yang dimulai sejak tahun 2020 ini rutin dilakukan setiap tahun sebagai bentuk komitmen dan rasa syukur atas hasil panen yang melimpah.
Kepala Desa Sukorejo Suminto menyampaikan , bahwa pembagian beras ini merupakan kewajibannya sebagai pimpinan desa agar seluruh lapisan masyarakat dapat merasakan langsung manfaat dari pengelolaan aset desa.
“Pembagian beras ini adalah kewajiban kami. Hasil panen bengkok yang dikelola sebagian kami kembalikan ke masyarakat agar warga bisa ikut merasakan hasilnya,” ujar Suminto, (Minggu, 13/9).
Disalurkan Tanpa Pandang Bulu
Dalam kegiatan rutin tahunan ini, Kades Sukorejo menyiapkan sebanyak 400 kantong beras dengan kemasan masing-masing 5 kilogram. Total beras yang disalurkan mencapai 2 ton atau 2.000 kilogram.
Penyaluran ini dipastikan tepat sasaran dan merata. Mengingat total hunian di Desa Sukorejo tercatat ada 398 rumah, kuota 400 kantong yang disediakan dinilai sangat mencukupi.
“Semua rumah di Desa Sukorejo yang tercatat pasti dapat bagian 5 kilogram, tidak ada perbedaan antara kaya atau miskin,” tegasnya.
Tak Hanya Beras, Ikan Hasil Tambak Juga Dibagikan
Selain beras, Suminto juga membagikan hasil perikanan dari pengelolahan tambak. Saat musim panen ikan tiba, setiap rumah mendapatkan bagian sekitar 2 hingga 3 kilogram ikan segar secara gratis. Jenis ikan yang dibagikan beragam, mulai dari ikan nila, bandeng, hingga tombro.
Kepala Desa Sukorejo berharap tradisi baik ini dapat terus berlanjut di tahun-tahun mendatang selama dirinya masih diberikan amanah untuk memimpin.
“Insyaallah, ini akan terus kami lanjutkan setiap tahunnya sebagai kewajiban saya sebagai kepala desa maupun secara pribadi,” pungkasnya.
(John Panjaitan/WP)


















