Dalam kegiatan itu, siswa mendapat kesempatan belajar langsung dari budayawan. Mereka diajak mengenal dan memahami nilai-nilai budaya melalui dialog, cerita, pengetahuan, dan pengalaman yang disampaikan para pelaku serta pemerhati kebudayaan.
Kehadiran budayawan di sekolah juga memberikan pengalaman belajar yang berbeda bagi para siswa. Materi kebudayaan disampaikan secara langsung sehingga siswa dapat memahami budaya tidak hanya dari buku pelajaran.
Melalui kegiatan tersebut, sekolah diharapkan tidak hanya menjadi tempat memperoleh pengetahuan, tetapi juga menjadi ruang untuk membentuk siswa yang berkarakter, mengenal budaya daerah, dan memiliki rasa bangga terhadap identitas bangsa. (John Panjaitan/WP)


















