MEDAN|WARTAPAPER.COM- Perguruan Pencak Silat Budi Luhur menunjukkan keseriusannya dalam pembinaan atlet muda dengan menurunkan sebanyak 35 atlet pada Kejuaraan Pencak Silat Open Sumatera Utara (Sumut) yang memperebutkan Piala Gubernur Sumatera Utara (Gubsu).
Kejuaraan tersebut digelar di Gedung Olahraga (GOR) Serbaguna, Jalan Pancing, Medan, mulai Kamis, 20 Agustus hingga Senin, 24 Agustus 2026. Ajang ini menjadi salah satu kesempatan bagi para pesilat untuk menguji kemampuan sekaligus menambah pengalaman bertanding di tingkat yang lebih kompetitif.
Dari total 35 atlet yang diturunkan, terdiri dari 19 atlet putra dan 16 atlet putri. Para atlet tersebut dipersiapkan untuk tampil maksimal sekaligus membawa nama baik Budi Luhur dalam kejuaraan yang diikuti para pesilat dari berbagai daerah di Sumatera Utara.
Kak Sun mengatakan, keikut sertaan Budi Luhur bukan semata-mata mengejar medali, tetapi juga memberikan pengalaman bertanding kepada para atlet agar semakin matang secara teknik, mental dan disiplin.
“Yang paling penting bagi kami adalah memberikan pengalaman kepada anak-anak untuk berani bertanding dan mengukur kemampuan mereka. Setiap pertandingan adalah proses belajar. Menang tentu menjadi target, tetapi mental dan pengalaman bertanding juga sangat penting untuk perkembangan mereka,” ujar Reyvaldo atau Kak Sun, Kamis ,(20/8/2026).
Menurutnya, persiapan atlet dilakukan dengan latihan dan pembinaan yang berkesinambungan. Para atlet juga diarahkan untuk memahami bahwa pencak silat bukan hanya olahraga, tetapi juga membentuk karakter, kedisiplinan, keberanian dan rasa tanggung jawab.
“Kami ingin anak-anak Budi Luhur tidak hanya menjadi atlet yang kuat secara fisik dan teknik, tetapi juga memiliki sikap yang baik, disiplin dan menghormati lawan. Itu bagian penting dari pencak silat,” katanya.
Ia berharap seluruh atlet Budi Luhur dapat menikmati proses pertandingan dan memberikan penampilan terbaik selama kejuaraan berlangsung.
“Kami berharap anak-anak bisa tampil maksimal, menjaga sportivitas dan tidak mudah menyerah. Apa pun hasilnya nanti, kami ingin mereka pulang membawa pengalaman dan motivasi untuk berlatih lebih baik lagi,” ungkap Kak Sun.
Kejuaraan Open Sumut memperebutkan Piala Gubsu ini juga menjadi momentum penting bagi Budi Luhur untuk melihat sejauh mana hasil pembinaan yang telah dilakukan selama ini.
Dengan menurunkan puluhan atlet putra dan putri, Budi Luhur menunjukkan komitmennya dalam mencetak generasi pesilat muda yang berprestasi sekaligus memiliki karakter kuat.
Dukungan pelatih, orang tua, serta lingkungan perguruan diharapkan menjadi motivasi tambahan bagi para atlet untuk tampil percaya diri. Bagi Budi Luhur, setiap pertandingan merupakan bagian dari perjalanan panjang menuju prestasi yang lebih tinggi.
Daftar Kontingen Budi Luhur:
Atlet putra: 19 orang
Atlet putri: 16 orang
Total atlet: 35 orang
Kejuaraan berlangsung selama lima hari, mulai 20 hingga 24 Agustus 2026, dan diharapkan menjadi ajang bagi para pesilat muda untuk menunjukkan kemampuan terbaik sekaligus mempererat persaudaraan antar perguruan pencak silat di Sumatera Utara.
Berita sudah di naikkan dan merupakan Mitra Media Wartapaper.Com.
(John Panjaitan/WP)


















