Menurutnya, kedua indikator tersebut harus memberikan dampak nyata terhadap kehidupan masyarakat. Dalam pidato kenegaraannya, Presiden menempatkan kesejahteraan rakyat sebagai sasaran utama dari seluruh kebijakan pembangunan.
Prabowo menilai pertumbuhan ekonomi dan investasi pada dasarnya merupakan instrumen untuk membawa Indonesia menuju kehidupan masyarakat yang lebih baik.
Karena itu, capaian ekonomi tidak boleh berhenti pada angka statistik tanpa menghasilkan perubahan yang dapat dirasakan masyarakat.
Presiden juga menyoroti bagaimana modal yang masuk ke Indonesia harus memberikan manfaat yang lebih luas. Pemerintah, kata dia, berkepentingan memastikan investasi tidak hanya meningkatkan aktivitas ekonomi, tetapi juga membuka kesempatan kerja dan mendorong peningkatan kualitas hidup.
“Setiap rupiah investasi harus menciptakan pekerjaan dan memperbaiki kualitas hidup rakyat,” tegasnya.
Pernyataan tersebut menunjukkan arah kebijakan pemerintah yang ingin menempatkan manfaat pembangunan sebagai tolok ukur utama.
Prabowo juga mengaitkan agenda tersebut dengan posisi Indonesia sebagai salah satu negara dengan perekonomian terbesar dunia melalui keanggotaannya di G20.
Menurutnya, status Indonesia di kelompok ekonomi utama dunia seharusnya berjalan beriringan dengan kemampuan negara memastikan kebutuhan dasar masyarakat terpenuhi. Ia menilai persoalan kelaparan tidak semestinya masih terjadi di tengah posisi Indonesia sebagai anggota G20.
Karena itu, pemerintah berkomitmen mendorong pembangunan yang tidak hanya mengejar pertumbuhan, tetapi juga memastikan masyarakat yang berada dalam kondisi rentan tidak tertinggal.
Pesan tersebut menjadi salah satu bagian penting dari pidato kenegaraan Prabowo dalam rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia. Tahun ini, agenda kenegaraan tersebut mengusung tema “Indonesia Berdaulat, Adil, dan Makmur.”
Bagi pemerintah, pembangunan ke depan tidak cukup hanya diukur dari seberapa tinggi ekonomi tumbuh atau seberapa besar modal yang masuk.
Dengan arah tersebut, Prabowo ingin memastikan investasi dan pertumbuhan ekonomi memiliki tujuan yang lebih konkret: menjadi jalan menuju kehidupan rakyat yang lebih sejahtera dan pembangunan yang manfaatnya dirasakan secara lebih merata.
Redaksi/WP


















