JAKARTA|WARTAPAPER.COM-Selama bertahun-tahun, tidak ada satu hal pun dalam kehidupan Raja Daud yang terlihat “bagus”. Keluarganya meremehkan dia, raksasa menghina dia, dan ayah mertuanya sendiri menghabiskan waktu bertahun-tahun mencoba membunuhnya. Namun sepanjang masa itu, Daud memegang janji bahwa Tuhan akan menetapkan dan menjadikannya raja Israel.
Daud tidak pernah menyerah–dia tetap dekat kepada Tuhan, dan menantikan-Nya bertindak. Dan saat Tuhan bertindak, inilah respons Daud:
“Bersyukurlah kepada TUHAN, sebab Ia baik! Bahwasanya untuk selama-lamanya kasih setia-Nya.”
1 Tawarikh 16:34 TB
Walau begitu banyak rasa sakit yang dialami Daud, dia tahu bahwa bahkan saat kehidupan tidak baik, dia masih melayani Tuhannya yang baik. Dan Tuhan yang sama juga terus berperang bagi kita.
Melalui Putra-Nya, Yesus, Dia telah memberikan akses yang terus terbuka bagi kita untuk menghampiri Dia. Kita tidak akan pernah kehilangan kasih sejati-Nya–kasih yang untuk selama-lamanya, apa pun yang terjadi di sekitar kita.
Daud menyadari hal ini, dan menyatakannya. Dan setiap hari, kita punya kesempatan untuk melakukan hal yang sama.
Berikut adalah 2 hal praktis yang bisa kita lakukan untuk merespons kebaikan dan kasih Tuhan:
Bersyukur kepada-Nya dalam Doa
Ketika Yesus mengajarkan murid-murid-Nya berdoa, Dia memulai seperti ini: “Bapa kami yang di surga, di kuduskanlah nama-Mu.” Sah-sah saja meminta sesuatu kepada Tuhan, tetapi hubungan yang sejati itu ada memberi dan menerima. Jadi setidaknya sekali sehari mulai minggu depan, datanglah kepada Tuhan dalam doa, dan bersyukurlah kepada-Nya atas semua perbuatan-Nya, tanpa meminta apa pun sebagai balasan.
Penulis kitab Ibrani mendorong kita untuk memuliakan Tuhan dengan “mempersembahkan kurban syukur kepada Allah” (Ibrani 13:15-16 PBTB2). Jadi apa yang telah Tuhan lakukan bagimu? Dalam hal apa Anda melihat bahwa Dia menyediakan, melindungi, hadir, atau tampil melalui hidupmu? Carilah kesempatan untuk membagikan apa yang Tuhan kerjakan di dalammu dengan orang lain.
Saat ini, renungkan hidupmu dan bersyukurlah kepada Tuhan atas kebaikan-Nya yang abadi. Apa pun yang sudah Anda hadapi maupun yang akan Anda hadapi, tidak ada hal yang terlalu besar bagi Tuhan yang mengasihi dan telah mati bagimu. Bawalah kepada-Nya segala kekhawatiranmu, serahkan pengharapanmu, dan izinkan Dia untuk menyingkapkan bukti kebaikan-Nya dalam hidupmu.
Editor:John Panjaitan/WP


















