PAPUA BARAT|WARTAPAPER.COM-Dalam setiap kontestasi politik, kemenangan tidak pernah diraih oleh satu atau dua orang. Di balik keberhasilan seorang pemimpin, ada kerja keras tim relawan, keluarga besar, simpatisan, tokoh masyarakat, dan berbagai elemen yang berjuang tanpa mengenal lelah.
Sejumlah relawan pendukung Elisa Kambu mengaku merasa belum mendapatkan ruang komunikasi maupun perhatian yang memadai setelah pemerintahan berjalan. Mereka menilai pola manajemen yang cenderung tertutup dan berpusat pada kelompok tertentu membuat aspirasi para pejuang di lapangan sulit tersampaikan.
Di sisi lain, muncul anggapan di kalangan sebagian relawan bahwa hanya segelintir orang yang berada di lingkaran terdekat atau menjadi “pembisik” yang menikmati akses dan kesempatan, sementara tim relawan yang sejak awal berjuang merasa semakin jauh dari pusat pengambilan keputusan.
Kondisi tersebut menimbulkan kekecewaan di kalangan sebagian relawan dan keluarga besar yang selama masa perjuangan telah mengorbankan waktu, tenaga, bahkan sumber daya untuk memenangkan pasangan yang mereka dukung. Mereka berharap pengorbanan itu setidaknya dihargai melalui komunikasi yang terbuka dan pelibatan dalam pembangunan daerah.
Harapan para relawan bukan semata-mata mengenai jabatan, melainkan pengakuan terhadap kontribusi mereka serta kesempatan untuk ikut berpartisipasi dalam membangun Papua Barat Daya sesuai kapasitas masing-masing.
Kritik ini hendaknya dipandang sebagai masukan yang membangun.
Kepemimpinan yang kuat lahir dari keterbukaan, komunikasi yang baik, serta kemampuan merangkul seluruh elemen yang telah menjadi bagian dari perjuangan.
Pada akhirnya, masyarakat berharap Gubernur Elisa Kambu dapat memperkuat komunikasi dengan seluruh tim relawan, pendukung, dan masyarakat luas sehingga semangat kebersamaan yang terbangun selama masa perjuangan tetap terjaga dalam proses pembangunan daerah.
“Pemimpin yang besar bukan hanya mampu memenangkan sebuah kontestasi, tetapi juga mampu merangkul seluruh pihak yang telah berjuang bersamanya demi kepentingan rakyat.”tutupnya.(Red/WP)


















