banner 325x300

JAKARTA|WARTAPAPER.COM – Kinerja pemerintahan Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka mendapat penilaian berbeda di sejumlah sektor.

Hasil survei Indonesia Center for Politics & Law Studies (IndocPolls) memperlihatkan bidang pertahanan dan keamanan menjadi sektor dengan tingkat kepuasan tertinggi, sementara lingkungan hidup dan penanganan bencana justru memperoleh penilaian paling rendah.

Temuan tersebut menunjukkan kepuasan masyarakat terhadap pemerintahan tidak tersebar merata. Persoalan keamanan dan penegakan hukum mendapatkan apresiasi lebih besar dibandingkan sektor ekonomi maupun lingkungan hidup yang masih menghadapi berbagai persoalan.

Direktur Komunikasi IndocPolls, Taufik, mengungkapkan tingkat kepuasan publik terhadap kinerja pemerintah di bidang pertahanan dan keamanan mencapai 70,4 persen. Angka tersebut menjadi yang tertinggi dibandingkan sektor lain dalam survei.

Menurut Taufik, latar belakang Prabowo sebagai mantan prajurit dan pengalamannya memimpin Kementerian Pertahanan turut berkaitan dengan penilaian positif masyarakat terhadap sektor tersebut.

Ia juga menyoroti upaya pemerintah memperkuat kemampuan pertahanan nasional melalui pengadaan sejumlah alat utama sistem senjata (alutsista) strategis dan modern untuk mengejar pemenuhan Kekuatan Esensial Minimum (MEF).

Penegakan hukum mendapat apresiasi, ekonomi belum memuaskan

Baca Juga  Prabowo Subianto Ada Kelompok Berambisi Membeli Kekuasaan

Selain pertahanan, penegakan hukum dan pemberantasan korupsi juga memperoleh penilaian positif. Tingkat kepuasan publik di sektor ini tercatat sebesar 62,1 persen.

Taufik mengaitkan penilaian tersebut dengan pengungkapan sejumlah perkara korupsi berskala besar selama pemerintahan Prabowo-Gibran. Penanganan kasus, termasuk yang berkaitan dengan program Makan Bergizi Gratis (MBG), menjadi salah satu hal yang mendapat perhatian.

Sementara itu, sektor politik dan stabilitas memperoleh kepuasan 54,3 persen. Bidang pendidikan dan kesehatan berada di angka 51,9 persen, sedangkan kebudayaan dan kehidupan beragama mencapai 50,1 persen.

Berbeda dengan sektor-sektor tersebut, kondisi ekonomi masih menjadi pekerjaan rumah pemerintah. IndocPolls mencatat tingkat kepuasan publik terhadap sektor ekonomi hanya 43,8 persen.

Taufik menyoroti pelemahan nilai tukar rupiah, penurunan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG), serta pergantian menteri keuangan setiap tahun sebagai sejumlah persoalan yang memengaruhi penilaian masyarakat.

Lingkungan hidup menjadi titik terlemah

Penilaian paling rendah ditemukan pada bidang lingkungan hidup dan penanganan bencana. Tingkat kepuasan publik terhadap sektor ini hanya mencapai 31,3 persen.

Taufik menyebut bencana yang terjadi di berbagai wilayah Indonesia serta kebakaran hutan dan lahan (karhutla) menjadi persoalan yang mendapat sorotan masyarakat.

Dampaknya tidak hanya dirasakan di dalam negeri. Kabut asap akibat karhutla juga disebut mengganggu aktivitas masyarakat dan perekonomian di negara-negara tetangga.

Baca Juga  NasDem Tegaskan Dukung Prabowo Tanpa Minta Jabatan Ini Alasannya

“Rangkaian bencana dan karhutla menjadi perhatian publik, terlebih ketika dampak kabut asap turut meluas ke negara tetangga,” ujar Taufik.

Rendahnya penilaian terhadap sektor lingkungan hidup memperlihatkan bahwa penanganan bencana dan persoalan ekologis masih menjadi tantangan tersendiri bagi pemerintahan Prabowo-Gibran.

Kepuasan keseluruhan mencapai 57,4 persen

Meski terdapat perbedaan penilaian antarsektor, survei IndocPolls mencatat kepuasan masyarakat terhadap jalannya pemerintahan Prabowo-Gibran secara keseluruhan mencapai 57,4 persen.

Dari kelompok responden yang menyatakan puas, sebanyak 7,3 persen bahkan mengaku sangat puas terhadap kepemimpinan pasangan tersebut.

Survei ini dilaksanakan pada 15-20 Oktober 2026 dengan melibatkan 1.200 responden dari 38 provinsi di Indonesia. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara tatap muka menggunakan metode multistage random sampling atau pengambilan sampel acak bertahap.

IndocPolls mencatat margin of error sebesar ±2,9 persen dengan tingkat kepercayaan 95 persen.

WARTAPAPER.COM