banner 728x250

Dari Pajak Rakyat untuk Masa Depan, Rico Waas Serahkan Bantuan Pendidikan kepada 214 Mahasiswa Medan

banner 120x600
banner 468x60

FOTO:Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas memberikan keterangan kepada awak media usai menyerahkan bantuan biaya pendidikan kepada 214 mahasiswa dari keluarga prasejahtera di Hotel Grand Kanaya, Medan, Jumat (23/10/2026). 

 

banner 325x300

 

SUMATERA UTARA-MEDAN|WARTAPAPER.COM – Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas menyerahkan bantuan biaya pendidikan kepada 214 mahasiswa dari keluarga prasejahtera di Kota Medan untuk Tahun Anggaran 2026. Program yang disalurkan melalui Dinas Sosial Kota Medan ini diharapkan dapat meringankan beban ekonomi keluarga sekaligus mencegah mahasiswa putus kuliah akibat keterbatasan biaya.

Penyerahan bantuan berlangsung di Hotel Grand Kanaya, Medan, Jumat (23/10/2026). Dalam kesempatan itu, Rico menegaskan bahwa bantuan pendidikan merupakan salah satu bentuk pengembalian uang rakyat kepada masyarakat melalui program yang mendukung peningkatan kualitas sumber daya manusia.

“Ini dari masyarakat untuk masyarakat. Dana yang kita kumpulkan dari pajak masyarakat dikembalikan lagi kepada masyarakat,” tegas Rico Waas.

Menurut Rico, bantuan tersebut bukan sekadar dukungan finansial, melainkan juga bentuk kepedulian pemerintah terhadap masa depan generasi muda. Melalui program ini, mahasiswa diharapkan dapat menyelesaikan pendidikan tinggi, memperoleh pekerjaan yang layak, serta meningkatkan kesejahteraan keluarga.

Karena itu, Rico meminta para penerima memanfaatkan bantuan tersebut secara optimal untuk memenuhi kebutuhan pendidikan dan semakin giat menuntut ilmu.

Dalam kegiatan yang dihadiri mahasiswa dan orang tua penerima bantuan itu, Rico berharap seluruh penerima dapat menyelesaikan perkuliahan dengan baik, meraih cita-cita, serta menjadi kebanggaan keluarga dan berkontribusi bagi pembangunan bangsa.

“Pendidikan ini ingin mengubah nasib keluarga. Kalau anaknya berhasil, menyelesaikan kuliah, kemudian bisa bekerja, tentu manfaatnya akan kembali kepada keluarganya,” ujar Rico yang hadir didampingi Kepala Dinas Sosial Kota Medan Khoiruddin Rangkuti dan Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Medan Ahmad Barli Mulia.

Rico juga mengingatkan bahwa keberhasilan seorang mahasiswa tidak terlepas dari perjuangan orang tua yang telah bekerja keras untuk memberikan pendidikan terbaik bagi anak-anak mereka, meskipun harus menghadapi berbagai keterbatasan ekonomi.

Menurutnya, kesempatan menempuh pendidikan hingga perguruan tinggi merupakan modal penting bagi generasi muda untuk memperbaiki kehidupan keluarga. Oleh sebab itu, mahasiswa diminta tidak menyia-nyiakan kesempatan tersebut dan terus meningkatkan kemampuan serta kompetensi diri.

Rico menekankan bahwa manfaat bantuan pendidikan tidak boleh berhenti pada penerima secara pribadi, tetapi juga diharapkan memberikan dampak positif bagi masyarakat luas.

“Kalau bicara Medan untuk Semua, Semua untuk Medan, kami berharap adik-adik nanti berhasil, kembalilah dan mengabdilah kepada Kota Medan serta bangsa ini. Gunakan ilmu yang didapat untuk membangun kota dan memajukan bangsa,” pesannya.

Pemko Medan Berencana Tambah Kuota Penerima

Melihat manfaat program bantuan biaya pendidikan tersebut, Rico menyampaikan rencana untuk menambah kuota penerima pada tahun mendatang. Ia meminta jajaran terkait mengkaji peluang penambahan alokasi anggaran agar semakin banyak mahasiswa yang dapat merasakan manfaat program tersebut.

“Saya minta supaya bisa ditambahkan lagi, karena memang sangat bermanfaat. Tahun depan kita tambah,” kata Rico.

Rencana tersebut diharapkan dapat memperluas kesempatan bagi mahasiswa dari keluarga kurang mampu untuk melanjutkan pendidikan tinggi tanpa terlalu terbebani persoalan biaya.

Sebelumnya, perwakilan mahasiswa penerima bantuan, Muhammad Fahrezi Harahap, mahasiswa semester VII Universitas Negeri Medan (Unimed), menyampaikan apresiasi atas perhatian Pemerintah Kota Medan terhadap mahasiswa yang sedang berjuang menyelesaikan pendidikan.

Menurut Fahrezi, bantuan tersebut memiliki makna lebih dari sekadar dukungan finansial karena menunjukkan kepedulian pemerintah terhadap masa depan generasi muda.

“Bantuan ini bukan sekadar dukungan biaya pendidikan, tetapi juga bentuk kepedulian pemerintah terhadap kami, mahasiswa-mahasiswi yang sedang memperjuangkan masa depan kami lewat jalur pendidikan yang lebih baik,” ujarnya.

Ia menambahkan, bantuan itu menjadi motivasi bagi mahasiswa untuk terus tekun belajar, mengembangkan potensi diri, serta mempersiapkan diri agar dapat memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat Kota Medan.

Para penerima berharap program bantuan pendidikan tersebut dapat terus berlanjut sehingga semakin banyak mahasiswa yang terbantu dan risiko putus kuliah akibat kendala ekonomi dapat ditekan.

Bantuan Maksimal Rp6 Juta per Mahasiswa

Sementara itu, Kepala Dinas Sosial Kota Medan Khoiruddin Rangkuti menjelaskan, sebanyak 214 mahasiswa dari keluarga prasejahtera menerima bantuan biaya pendidikan Tahun Anggaran 2026. Bantuan diberikan untuk kebutuhan pendidikan selama satu semester dengan besaran yang bervariasi, maksimal Rp6 juta per mahasiswa setiap semester.

Khoiruddin menyebutkan, penerima bantuan berasal dari keluarga yang masuk kategori Desil 1 hingga Desil 5. Selain mempertimbangkan kondisi sosial ekonomi keluarga, program ini juga menetapkan persyaratan prestasi akademik bagi mahasiswa.

Mahasiswa yang menempuh pendidikan di perguruan tinggi negeri (PTN) diwajibkan memiliki indeks prestasi kumulatif (IPK) minimal 3,00. Sementara itu, mahasiswa perguruan tinggi swasta (PTS) harus memiliki IPK minimal 3,25.

“Program ini bertujuan meringankan beban ekonomi keluarga, memperluas akses pendidikan tinggi, serta mencegah mahasiswa putus kuliah akibat keterbatasan biaya,” jelas Khoiruddin.

Melalui program ini, Pemerintah Kota Medan berharap mahasiswa dari keluarga prasejahtera memiliki kesempatan lebih besar untuk menyelesaikan pendidikan tinggi, meningkatkan taraf hidup keluarga, dan kelak berkontribusi dalam pembangunan Kota Medan.

(John Panjaitan/WP)

banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *