banner 728x250

Sumut Deklarasikan Bebas Rabies 2030, 15.000 Hewan Divaksin Serentak di Sumut

banner 120x600
banner 468x60

 

DELISERDANG|WARTAPAPER.COM– Pemerintah Provinsi Sumatera Utara bersama pemerintah kabupaten/kota dan Perhimpunan Dokter Hewan Indonesia (PDHI) Sumut mendeklarasikan komitmen Sumatera Utara Bebas Rabies 2030.

banner 325x300

 

Deklarasi tersebut menjadi bagian dari rangkaian Bulan Bakti Peternakan dan World Rabies Day 2026 yang dipusatkan di Lapangan Astaka, Jalan Pancing, Deliserdang, Minggu (27/9/2026).

 

Momentum deklarasi ditandai dengan kegiatan Fun Walk yang diikuti masyarakat. Kegiatan tersebut dilepas Gubernur Sumatera Utara yang diwakili Wakil Gubernur Sumatera Utara, H. Surya, B.Sc.

Sejumlah bupati dan wali kota se-Sumatera Utara turut hadir bersama jajaran organisasi perangkat daerah serta perwakilan Kementerian Pertanian Republik Indonesia, Sekretaris Direktorat Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan Dr. drh. Nuryani Zainuddin, M.Si.

 

Komitmen menuju Sumut Bebas Rabies 2030 tidak hanya dituangkan melalui deklarasi. Pemerintah Provinsi Sumatera Utara juga mencatat capaian vaksinasi rabies sebanyak 15.000 dosis yang dilakukan secara serentak di kabupaten/kota se-Sumatera Utara.

 

Atas capaian tersebut, Pemerintah Provinsi Sumatera Utara menerima Piagam Museum Rekor Indonesia (MURI).

Upaya pengendalian rabies selanjutnya diarahkan pada penguatan sistem pencegahan dan penanganan penyakit. Pemerintah Provinsi Sumatera Utara berkomitmen memastikan ketersediaan vaksin rabies di seluruh kabupaten/kota, memperkuat pusat kesehatan hewan, serta meningkatkan kapasitas tenaga medis veteriner.

 

 

Penguatan surveilans, deteksi dini, pelaporan, dan penanganan kasus secara cepat dan tepat juga menjadi bagian dari langkah menuju target bebas rabies pada 2030.

Target tersebut membutuhkan keterlibatan berbagai pihak. Pemerintah daerah mendorong kolaborasi antara organisasi profesi, perguruan tinggi, dunia usaha, komunitas, serta masyarakat melalui pendekatan One Health.

 

Pendekatan tersebut menempatkan kesehatan manusia, hewan, dan lingkungan sebagai bagian yang saling berkaitan dalam upaya pencegahan dan pengendalian rabies.

 

Selain deklarasi dan Fun Walk, rangkaian Bulan Bakti Peternakan dan World Rabies Day 2026 juga diisi berbagai kegiatan dan perlombaan. Antusiasme masyarakat turut terlihat dalam sejumlah perlombaan, termasuk lomba burung kicau.

Hadiah kemudian diberikan kepada para pemenang sebagai bentuk apresiasi atas partisipasi masyarakat dalam memeriahkan rangkaian kegiatan tersebut.

 

Deklarasi Sumut Bebas Rabies 2030 diharapkan menjadi titik penguatan kerja bersama antara pemerintah dan masyarakat dalam mencegah penyebaran rabies. Dengan vaksinasi, penguatan layanan kesehatan hewan, serta pelaporan dan penanganan kasus yang cepat, target bebas rabies ditargetkan dapat diwujudkan secara bertahap hingga 2030.

 

(Roni Kanigara/WP)

 

banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *