banner 728x250

Razia Gabungan Gempur Lapas Binjai, Tes Urine WBP Blok A-C Negatif Narkoba

banner 120x600
banner 468x60

BINJAI|WARTAPAPER.COM -Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Binjai kembali menjadi sasaran razia gabungan sebagai bagian dari upaya memperkuat pemberantasan narkotika dan mewujudkan lingkungan pemasyarakatan yang bersih dari narkoba.

Razia yang melibatkan BNN Kota Binjai, Polres Binjai, Pas Brimob 1 Binjai dan Kodim 0203/LKT itu berlangsung Rabu (16/9/2026) malam, mulai pukul 20.00 hingga 23.00 WIB.

banner 325x300

Kegiatan tersebut dipimpin melalui koordinasi lintas instansi. Kepala BNN Kota Binjai, Ucok Ferry, MH, diwakili para Katim bersama personel BNN Kota Binjai serta BKO Brimob turut melakukan penggeledahan blok hunian warga binaan pemasyarakatan (WBP).

Razia dilakukan dalam rangka akselerasi program Pencegahan, Pemberantasan, Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN), sekaligus memperkuat komitmen Zero HALINAR, yakni bebas dari handphone, pungli dan narkoba di lingkungan pemasyarakatan.

Sebelum razia dimulai, Kalapas Kelas IIA Binjai, Mochamad Mukaffi, memberikan arahan kepada seluruh tim agar pelaksanaan penggeledahan tetap mengedepankan sikap sopan, humanis serta menjunjung tinggi etika.

“Dalam pelaksanaan razia ini, kami menekankan kepada seluruh petugas agar tetap mengedepankan sikap humanis, sopan dan beretika. Penggeledahan harus dilakukan sesuai prosedur, sehingga keamanan tetap terjaga dan hak-hak warga binaan juga dihormati,” ujar Mochamad Mukaffi.

Menurutnya, razia bersama tersebut merupakan bagian dari komitmen Lapas Kelas IIA Binjai dalam mencegah masuk dan beredarnya barang-barang terlarang maupun narkotika di dalam lingkungan lapas.

“Sinergitas dengan BNN, Polri, TNI dan seluruh instansi terkait sangat penting. Kami ingin memastikan lingkungan Lapas Binjai tetap aman, tertib dan bersih dari narkoba maupun barang-barang yang dilarang,” katanya.

Dalam pelaksanaannya, para WBP dikeluarkan satu per satu dari kamar hunian untuk dilakukan pemeriksaan badan secara humanis. Setelah itu, petugas melanjutkan penggeledahan terhadap kamar hunian di Blok A, Blok B dan Blok C.

Tim BNN Kota Binjai juga melakukan deteksi dini melalui tes urine terhadap WBP yang berada di blok tersebut. Hasilnya, seluruh WBP yang menjalani tes urine dinyatakan negatif dan tidak terindikasi menyalahgunakan narkotika.

Kepala BNN Kota Binjai Ucok Ferry, MH, melalui perwakilannya menyampaikan bahwa keterlibatan BNN dalam razia tersebut merupakan bentuk sinergitas dalam memperkuat upaya P4GN di lingkungan pemasyarakatan.

“BNN Kota Binjai berkomitmen untuk terus membangun sinergitas dengan Lapas, Polri, TNI dan instansi terkait dalam upaya pencegahan serta pemberantasan penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika. Deteksi dini melalui pemeriksaan urine menjadi salah satu langkah penting untuk memastikan tidak adanya indikasi penyalahgunaan narkotika di dalam lapas,” ujarnya.

“Dari pemeriksaan urine terhadap WBP di Blok A, B dan C, seluruhnya dinyatakan negatif. Ini menjadi bagian dari upaya bersama untuk menjaga lingkungan pemasyarakatan tetap bersih dari narkotika. Namun, pengawasan dan pencegahan harus terus dilakukan secara berkelanjutan,” sambungnya.

Meski tidak menemukan indikasi penyalahgunaan narkotika dari hasil tes urine, petugas menemukan sejumlah barang yang dilarang dalam penggeledahan kamar hunian.

Barang-barang tersebut terdiri dari 12 sendok besi, satu colokan listrik, tiga korek api, satu set kartu poker, tiga botol kaca, satu pentungan besi, satu kaca cermin, empat pisau cukur, lima pisau rakitan, empat gunting kuku dan tiga sikat gigi kristal.

Seluruh barang yang ditemukan kemudian diamankan petugas untuk ditindaklanjuti sesuai ketentuan yang berlaku.

Razia gabungan tersebut berlangsung aman, tertib dan lancar. Kegiatan ini sekaligus menjadi bagian dari penguatan pengawasan serta komitmen bersama antara Lapas, BNN, Polri dan TNI dalam mencegah peredaran narkotika serta menjaga keamanan di dalam Lapas Kelas IIA Binjai.

(John Panjaitan/WP)

banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *