banner 728x250

Personel Polsek Lima Puluh, Polres Batu Bara, Gerak cepat Tindaklanjuti laporan masyarakat terkait seorang pria yang diduga Ancam anggota keluarganya dengan senjata tajam di Perumahan Sahaba

banner 120x600
banner 468x60

BATUBARA|WARTAPAPER.COM-Personel Polsek Lima Puluh, Polres Batu Bara, bergerak cepat menindaklanjuti laporan masyarakat terkait seorang pria yang diduga mengancam anggota keluarganya dengan senjata tajam di Perumahan Sahaba, Kelurahan Lima Puluh Kota, Kecamatan Lima Puluh, Kabupaten Batu Bara, Minggu (26/7/2026) sekitar pukul 20.15 WIB.

Setelah menerima laporan, personel yang dipimpin AIPTU Elijon Manurung, S.H., bersama AIPDA Hermansyah Nasution, AIPDA Afriadi, dan AIPDA K.R. Aruan langsung menuju lokasi untuk mengamankan situasi dan melakukan pencarian terhadap pria tersebut.

banner 325x300

Pria berinisial A.S.I. (33) berhasil ditemukan dan diamankan. Berdasarkan keterangan keluarga, yang bersangkutan sebelumnya diduga mengancam adik dan orang tuanya menggunakan pisau dapur, kemudian melukai dirinya sendiri pada bagian telinga kiri sebelum meninggalkan rumah. Keluarga juga menyampaikan bahwa yang bersangkutan diduga mengalami gangguan kejiwaan.

Personel Polsek Lima Puluh kemudian mengutamakan penanganan medis dengan membawa yang bersangkutan ke Puskesmas Lima Puluh untuk mendapatkan perawatan atas luka yang dialaminya. Setelah selesai menjalani pemeriksaan dan perawatan, yang bersangkutan diamankan sementara di Polsek Lima Puluh dengan didampingi pihak keluarga guna menjaga keselamatan dirinya maupun masyarakat sekitar.

Melalui respons cepat tersebut, situasi di lingkungan Perumahan Sahaba kembali kondusif dan masyarakat merasa lebih aman. Polsek Lima Puluh menegaskan komitmennya untuk memberikan pelayanan yang cepat, humanis, dan mengedepankan keselamatan dalam setiap penanganan laporan masyarakat,” ungkap Kapolsek Lima Puluh AKP Salomo Sagala ,SH ,MH.

 

John Panjaitan/WP

banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *