‎Keberhasilan Pemerintah Kalurahan Patuk dan BPP Kapanewon Patuk ini ditandai dengan panen raya bawang merah varietas Tajuk diatas luas lahan seluas 300 meter persegi.

banner 325x300

Carik Kalurahan Patuk Ajad sulaiman, S.Ip  yang ikut terjun langsung dalam kegiatan panen bawang merah di Padukuhan Gluntung ini mengatakan bahwa memang tidak mudah untuk mengerjakan para anak muda dalam bercocok tanam, namun dengan kedisiplinan dan dukungan pemerintah kalurahan, masyarakat akhirnya Karang Taruna Generasi Muda Mudi Gluntung (GEMUG) mampu memanen bawang merah. Dengan hasil 200 kilogram dan dengan besaran modal 1,2 juta yang berasa dari Kas Karang Taruna.

“Memang tidak mudah ya mengajak para Gen X saat ini untuk terjun ke dunia pertanian, tapi alhamdulillah kami bersama dengan pak dukuh Gluntung bisa sedikit merayu lah, dan ini akhirnya kita muda-mudi gluntung atau yang kami beri nama GEMUG bisa panen bawang merah,” kata Ajad Sulaiman di lokasi bawang merah, Jumat, (18/9/2026).

‎Ajad juga menyampaikan bahwa apa yang dilakukan muda-mudi GEMUG ini bagian program ketahanan pangan pemerintah pusat yang direalisasikan oleh pemerintah kalurahan.

Ia juga mengatakan pentingnya memperkenalkan sektor pertanian kepada generasi muda terlebih pada Gen Z dan Gen Alfa.

‎”Ya, kalo nggak ada yang meneruskan pertanian besok kita akan makan apa, maka dari itu kita mencoba mengajak anak-anak muda ini untuk bertani,” ujar Ajad.

‎Terkait untuk pasar paska panen, Ajad mengatakan  potensi pariwisata yang ada di Kalurahan Patuk belum semua tergarap sehingga membuka peluang kolaborasi antara pariwisata yang ada di Kalurahan Patuk dengan sektor pertanian.

“Untuk paska panen ini, sepertinya tidak susah ya, untuk kebutuhan rumah tangga, masyarakat Patuk sendiri saja dengan panen seluas 300 meter ini sudah habis kaya nya, tapi kalo belum ya kita jual sama resto di sekitaran obyek wisata yang ada di Patuk, mereka kan juga butuh bawang merah untuk sajian dagangannya atau memang langsung dijual mentah sama wisatawan,” jelas Ajad.

‎Lebih lanjut Ajad mengatakan setelah panen bawang merah di lahan seluas 300 meter dirinya akan menambah luasan lahan dan varietas tanaman.

‎”Saat ini kan bawang merah, kita selanjutnya masih bawang merah tapi tumpang sari dengan cabai,” tutup Ajad.

(John/WP)