Presiden Prabowo tiba di lokasi upacara sekitar pukul 08.56 WIB. Setibanya di kawasan Lapangan Prima, Kepala Negara berjalan kaki menuju mimbar kehormatan, sebelum rangkaian upacara dimulai dengan salam kebangsaan dan laporan perwira upacara.
Bertindak selaku perwira upacara yakni Brigjen TNI Fitriana Nur Heru Wibawa yang saat ini mengemban jabatan sebagai Kepala Staf Komando Garnisun Tetap (Kaskogartap) I/Jakarta. Adapun bertindak selaku komandan upacara yakni Letjen TNI Lucky Avianto yang bertugas sebagai Panglima Komando Gabungan Wilayah Pertahanan (Pangkogabwilhan) III.
Dalam upacara tersebut, Presiden Prabowo bertindak sebagai inspektur upacara. Kepala Negara kemudian menuju mimbar upacara dengan didampingi Wakil Presiden Gibran Rakabuming, Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin, Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto, Kapolri Jenderal Polisi Suyudi Ario Seto, Wakil Panglima TNI Jenderal Tandyo Budi Revita, serta para Kepala Staf Angkatan.
Setelah menerima penghormatan kebesaran dan laporan komandan upacara, Presiden melakukan pemeriksaan pasukan. Dengan menggunakan kendaraan Maung, Presiden meninjau barisan pasukan upacara dengan didampingi Panglima TNI dan komandan upacara.
Rangkaian upacara kemudian dilanjutkan dengan mengheningkan cipta yang dipimpin langsung oleh Presiden Prabowo. Selepas itu, acara dilanjutkan dengan pengucapan Sapta Marga oleh Panglima Divisi Infanteri 1 Komando Strategis Angkatan Darat Mayjen TNI Ahmad Fikri Musmar, Komandan Komando Daerah Angkatan Laut XIII Laksda TNI Sumarji Bimoaji, dan Panglima Komando Operasi Udara I Marsda TNI Erwin Sugiandi.
Pada kesempatan tersebut, Presiden Prabowo juga menganugerahkan Tanda Kehormatan Republik Indonesia kepada sejumlah tokoh dan pimpinan TNI. Prosesi diawali dengan pembacaan Keputusan Presiden Republik Indonesia oleh Sekretaris Militer Presiden Mayjen TNI Wahyu Yudhayana selaku Sekretaris Dewan Gelar, Tanda Jasa, dan Tanda Kehormatan.
Selepas itu, Presiden Prabowo juga meresmikan sejumlah satuan baru di lingkungan TNI. Peresmian ditandai dengan pernyataan resmi oleh Kepala Negara yang dilanjutkan dengan penekanan tombol sirene.
Presiden selanjutnya menyerahkan tongkat komando dan lambang satuan baru kepada tujuh perwakilan satuan. Prosesi tersebut menjadi bagian dari penguatan organisasi TNI dalam menjalankan tugas pertahanan negara.
Dalam amanatnya, Presiden Prabowo menyampaikan ucapan selamat hari ulang tahun ke-81 TNI. Presiden juga menyampaikan pesan dan rasa terima kasih kepada seluruh prajurit TNI atas pengorbanan dan dedikasinya dalam menjaga kedaulatan negara.
“Atas nama pemerintah, negara, bangsa, dan rakyat Indonesia, dan atas nama pribadi saya menyampaikan selamat hari ulang tahun yang ke-81Tentara Nasional Indonesia. Dirgahayu TNI!” ucap Presiden.
“Kepada seluruh prajurit TNI saya menyampaikan terima kasih atas nama pemerintah, negara, bangsa, dan rakyat Indonesia. Terima kasih atas kesetiaan para prajurit, terima kasih atas pengabdian saudara-saudara, terima kasih atas pengorbanan saudara-saudara dalam menjaga kedaulatan negara, mempertahankan keutuhan wilayah, memperkokoh persatuan bangsa, serta melindungi seluruh rakyat Indonesia,” lanjutnya.
Upacara ditutup dengan Andhika Bhayangkari, laporan komandan upacara, serta penghormatan kebesaran kepada inspektur upacara. Presiden Prabowo bersama Wakil Presiden Gibran Rakabuming kemudian meninggalkan tempat upacara setelah seluruh rangkaian kegiatan selesai.
Turut hadir pada acara tersebut yakni Presiden ke-6 RI Susilo Bambang Yudhoyono, Presiden ke-7 RI Joko Widodo, Istri Presiden ke-4 RI Ibu Sinta Nuriyah Wahid, Istri Wakil Presiden ke-6 RI Ibu Tuti Try Soetrisno, Istri Wakil Presiden ke-9 RI Ibu Soraya Hamzah Haz, para duta besar dan atase pertahanan negara sahabat, para pimpinan lembaga negara, dan para menteri serta wakil menteri Kabinet Merah Putih. Markas Besar (Mabes) TNI menggelar upacara Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 TNI di Lapangan Prima, Mabes TNI, Cilangkap, Jakarta Timur, Senin (5/10/2026). Upacara ini digelar secara sederhana usai Mabes TNI membatalkan puncak HUT ke-81 TNI yang seharusnya berlangsung di Monas, Jakarta Pusat.“Upacara HUT ke-81 TNI dilaksanakan di Mabes TNI secara sederhana,” kata Kepala Pusat Penerangan (Kapuspen) TNI Mayjen TNI Muhammad Nas kepada Kompas.com, Selasa (22/9/2026). Nas mengatakan, perubahan lokasi dilakukan untuk menghargai banyak prajurit TNI yang sedang bertugas menangani bencana di Indonesia.“Karena banyak prajurit yang sedang melaksanakan penugasan penanganan bencana, namun tetap mengutamakan kekhidmatan dan makna dari peringatan,” ujar dia.Meski lokasi berubah, Presiden Prabowo Subianto tetap dijadwalkan menghadiri upacara tersebut. Pembinaan Mental (Pusbintal) TNI Brigjen TNI Chandra Adibrata, di Mabes TNI, Kamis (1/10/2026). Prabowo akan resmikan satuan baru Dalam kesempatan itu, Prabowo disebut akan meresmikan sejumlah satuan baru TNI.Salah satunya adalah Komando Daerah Militer (Kodam) baru yang sebelumnya disebut Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Maruli Simanjuntak. “Nanti ada lima yang baru di Flores, Jogja, Malut, dengan satu lagi apa? NTT. NTT, Malut, Jogja, Kepulauan Riau,” ujar Maruli ditemui di Lapangan Silang Monas,Tak ada defile dan demonstrasi Upacara peringatan HUT TNI tahun ini berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya. Terlepas tak berlangsung di Monas, peringatan kali ini disebut tak ada defile dan demonstrasi alutsista. “Yang biasanya kita laksanakan demo dan lain-lain, di sini kita laksanakan hanya parade saja,” tegas Chandra.Tidak terbuka untuk umum Sementara itu, Nas juga mengungkapkan bahwa upacara ini tidak terbuka untuk umum. “Dilaksanakan hanya upacara di dalam markas, tidak terbuka untuk umum,” pungkas Nas.Sebelum pembatalan, TNI berencana menggelar puncak peringatan HUT ke-81 TNI di Monumen Nasional (Monas), Senin (5/10/2026).
(Redaksi WP)