
SUMATERA UTARA-DELI SERDANG|WARTAPAPER.COM – Tim gabungan Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polresta Deli Serdang bersama Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Deli Serdang menggerebek barak yang diduga menjadi lokasi penyalahgunaan narkotika di tengah perkebunan sawit, Desa Selamat, Dusun III, Kecamatan Biru-Biru, Kabupaten Deli Serdang, Kamis (22/10/2026) sekitar pukul 15.00 WIB.

Dalam operasi Kegiatan Rutin yang Ditingkatkan (KRYD) tersebut, petugas mengamankan tiga orang, terdiri dari dua laki-laki dan satu perempuan, serta menyita sejumlah barang bukti yang diduga berkaitan dengan penggunaan sabu.
Operasi tersebut dipimpin langsung Kasat Resnarkoba Kompol Dr. Fery Kusnadi, S.H., M.H. Sebelum bergerak ke lokasi, personel gabungan terlebih dahulu melakukan pemetaan sasaran dan berbagi tugas untuk menyisir kawasan perkebunan sawit yang diduga menjadi lokasi aktivitas penyalahgunaan dan peredaran narkotika jenis sabu.
Berdasarkan hasil pemeriksaan awal, ketiga orang yang diamankan mengaku memperoleh barang tersebut dari seorang pria bernama Nasir. Petugas kini melakukan pengejaran terhadap pria tersebut untuk kepentingan pengembangan kasus.
Proses penggerebekan sempat diwarnai upaya provokasi oleh sejumlah orang di sekitar lokasi. Namun, petugas berhasil mengendalikan situasi sehingga kegiatan penindakan dapat berjalan hingga kondisi kembali kondusif.
Usai penggerebekan, Kasat Resnarkoba bersama perangkat desa setempat turut memberikan imbauan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) kepada warga agar meningkatkan kewaspadaan terhadap bahaya penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika.
“Semoga dusun dan desa kami benar-benar bebas dari kampung narkoba. Terima kasih kepada Bapak-Bapak Polisi dari Polresta Deli Serdang dan BNNK Deli Serdang,” ungkap Nurain Sila, Kepala Dusun V Desa Serba Jadi, bersama Rismawati, Kepala Dusun III Aji Baho.
Saat ini, ketiga orang yang diamankan beserta barang bukti telah dibawa ke Kantor Satresnarkoba Polresta Deli Serdang untuk menjalani pemeriksaan dan proses hukum lebih lanjut. Petugas juga masih melakukan pengembangan guna menelusuri pihak lain yang diduga terlibat dalam kasus tersebut

















