BANDUNG|WARTAPAPER.COM-Jika tergigit, segera cuci luka dengan air mengalir dan sabun detergen selama 15 menit. Langkah ini dapat mengurangi jumlah virus hingga 80%. Jangan diberi cabai, bawang, minyak, atau dibawa ke dukun.
“Mitos paling sering ditemui: luka gigitan kecil tidak berbahaya, diberi bahan alami, atau dibawa ke dukun. Semua itu salah dan sangat berbahaya karena memperlambat penanganan medis yang benar,” ingatkan drh. Wiwin.
Jangan takut melapor. Jika tidak dilaporkan, korban bisa terlambat mendapat vaksin dan penularan menyebar diam-diam.
Tantangan terbesar: cakupan vaksinasi belum mencapai 70% populasi hewan penular, tingginya populasi hewan liar, serta kesadaran kepemilikan hewan yang bertanggung jawab masih perlu ditingkatkan.
“Kader zoonosis dan masyarakat adalah mata dan telinga kami di lapangan. Tanpa laporan cepat dari warga, kami tidak bisa bergerak cepat,” ucap drh. Wiwin.
“Rabies itu mematikan, tapi bisa dicegah. Kuncinya ada di kita. Ayo sayangi hewan dengan cara yang benar: vaksinasi rutin, jangan lepasliarkan, dan segera cuci luka lalu ke Puskesmas jika tergigit. Bersama-sama kita wujudkan Bandung Barat dan Indonesia Bebas Rabies 2030,” pungkas drh. Wiwin Aprianti, M.Si.


















