Sejak Rabu pagi, ( 9/6/2026) pukul 08.00 WIB, tim SAR gabungan telah memperluas jangkauan penyisiran. Area pencarian kini membentang luas — dari perairan Carita hingga ke kawasan Gunung Anak Krakatau, di tengah tantangan gelombang tinggi yang tak kunjung mereda.
Guna memaksimalkan upaya penyelamatan, TNI Angkatan Laut resmi mengerahkan dua Kapal Perang Republik Indonesia untuk bertugas menyisir titik-titik yang diduga menjadi lokasi terakhir mereka. Dua KRI itu adalah KRI Leuser (924) dan KRI Kerambit (627), yang bergerak menyusuri perairan dengan ketelitian penuh.
Kabar yang memilukan: kelima jurnalis itu hilang sejak Senin sore, 7 September 2026, saat sedang meliput tugas di sekitar perairan Gunung Anak Krakatau. Hingga kini, keberadaan mereka belum diketahui. Mereka adalah:
M. Bagus Khoerunnas — Antara
Yudhis — iNews
Daus — Anadolu
Ari Basuki — Merdeka
Donald — Jurnalis Lepas
Mereka tidak sendirian — bersama mereka juga berada dua orang kru kapal dan satu pemandu wisata. Total delapan nyawa kini sedang dicari di tengah perairan yang penuh ancaman.
Operasi pencarian ini direncanakan berlangsung secara intensif selama tujuh hari ke depan, melibatkan sinergi seluruh unsur terkait. Keluarga dan rekan-rekan jurnalis masih menahan napas, berdoa agar semuanya ditemukan dalam keadaan selamat.
(John Panjaitan/WP)


















