banner 728x250
Berita  

PT TAJ Serahkan Traktor dan Mesin Perontok Padi untuk Dongkrak Produksi

banner 120x600
banner 468x60

banner 325x300

Bukan sekadar bantuan peralatan, kehadiran satu unit traktor dan satu unit mesin perontok padi menjadi harapan baru bagi Kelompok Tani Pancahan untuk bekerja lebih efisien sekaligus meningkatkan produktivitas pertanian.

Dukungan tersebut disalurkan PT Tanjung Alam Jaya (TAJ), anak usaha PT TIMAH (Persero) Tbk, melalui Program Pengembangan dan Pemberdayaan Masyarakat (PPM), Selasa (1/9/2026).

Penyerahan bantuan dilakukan langsung oleh Direktur Utama PT Tanjung Alam Jaya, Didik Riyadi, didampingi jajaran manajemen perusahaan.

Bagi masyarakat petani, alat pertanian bukan hanya persoalan teknologi. Peralatan yang memadai dapat memangkas waktu kerja, menghemat tenaga, sekaligus membantu petani menghadapi proses pengolahan lahan hingga tahapan pascapanen.

Dua peralatan yang diserahkan pun memiliki fungsi masing-masing. Traktor diharapkan membantu mempercepat pengolahan lahan, sedangkan mesin perontok padi dapat dimanfaatkan untuk mempercepat proses pascapanen dan mengurangi ketergantungan pada tenaga manual.

Didik Riyadi mengatakan bantuan tersebut diberikan sebagai bentuk dukungan kepada para petani yang selama ini menghadapi proses kerja yang membutuhkan waktu dan tenaga cukup besar.

“Melalui bantuan ini, kami berharap produktivitas para petani dapat meningkat. Penggunaan alat pertanian yang lebih modern diharapkan dapat mempercepat proses kerja, meningkatkan hasil produksi, serta mendukung ketahanan pangan masyarakat secara berkelanjutan,” ujar Didik.

Menurutnya, pemanfaatan teknologi pertanian diharapkan membuat aktivitas petani menjadi lebih efektif. Traktor dapat membantu mempercepat proses pengolahan lahan, sementara mesin perontok padi memberikan kemudahan ketika memasuki tahap pascapanen.

Lebih dari sekadar membantu satu musim tanam, peralatan tersebut diharapkan dapat digunakan secara berkelanjutan oleh Kelompok Tani Pancahan.

Dengan begitu, manfaat bantuan tidak berhenti pada penyerahan alat, tetapi dapat terus dirasakan dalam kegiatan pertanian masyarakat dari waktu ke waktu.

Dukungan tersebut mendapat apresiasi dari Kepala Desa atau Pambakal Mangkauk, M. Subeli.

Ia menilai bantuan alat pertanian modern tersebut menjadi tambahan dukungan yang berarti bagi masyarakat, khususnya para anggota Kelompok Tani Pancahan.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada PT Tanjung Alam Jaya atas bantuan yang diberikan kepada Kelompok Tani Pancahan. Bantuan ini tentunya sangat bermanfaat bagi para petani dalam meningkatkan produktivitas pertanian,” ungkapnya.

Menurut Subeli, keberadaan peralatan pertanian yang lebih memadai dapat membantu petani mengembangkan aktivitas pertanian di desa.

Ia pun berharap program pemberdayaan masyarakat yang telah dilakukan PT Tanjung Alam Jaya dapat terus berlanjut sehingga manfaatnya dapat dirasakan lebih luas.

Harapan itu sejalan dengan kebutuhan petani di lapangan. Ketika proses pengolahan lahan dan pascapanen dapat dilakukan dengan lebih cepat, tenaga yang sebelumnya banyak terserap untuk pekerjaan manual dapat ditekan.

Pada akhirnya, efisiensi tersebut diharapkan berkontribusi terhadap peningkatan produktivitas pertanian masyarakat.

Bantuan alat pertanian bagi Kelompok Tani Pancahan merupakan bagian dari program “TAJ Berbagi”, melalui berbagai kegiatan Program Pengembangan dan Pemberdayaan Masyarakat yang disesuaikan dengan kebutuhan warga di sekitar wilayah operasional perusahaan.

Sektor pertanian menjadi salah satu bidang yang mendapat perhatian karena memiliki peran penting dalam mendorong masyarakat agar semakin produktif dan mandiri.

Sebagai anak usaha PT TIMAH (Persero) Tbk, PT Tanjung Alam Jaya terus berupaya menghadirkan program pemberdayaan yang memberikan dampak positif bagi masyarakat sekaligus mendukung pembangunan berkelanjutan.

Bagi petani Mangkauk, satu unit traktor dan satu mesin perontok padi mungkin terlihat sebagai peralatan sederhana.

Namun di balik dua mesin tersebut tersimpan harapan untuk bekerja lebih cepat, menghemat tenaga, meningkatkan hasil produksi dan menjaga keberlanjutan sektor pertanian.

Dari Desa Mangkauk, dukungan itu menjadi bagian dari ikhtiar bersama untuk memperkuat ketahanan pangan sekaligus membuka ruang bagi masyarakat agar semakin mandiri dan produktif.

(Herkulanus/WP)

banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *