Kepala Bagian Tata Usaha Kanwil Kemenag Sumut, Drs. Syafrizal Bancin, MM., selaku Ketua Panitia menyampaikan bahwa kegiatan tersebut menjadi momentum untuk mempererat kerukunan antar umat beragama sekaligus menguatkan rasa syukur atas kemerdekaan Indonesia.
“Dalam kegiatan ini, Kanwil Kemenag Sumut mengundang tokoh-tokoh agama yang mewakili umat Islam, Katolik, Kristen, Hindu, Buddha dan Konghucu. Para tokoh agama akan bersama-sama membawakan doa lintas agama, khususnya untuk mendoakan saudara-saudara kita yang sedang tertimpa musibah di NTT dan Flores,” ujar Syafrizal.
Melalui doa yang dipanjatkan, seluruh tokoh agama turut menyampaikan rasa syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa atas kemerdekaan yang telah dianugerahkan kepada bangsa Indonesia melalui keberanian, pengorbanan, dan keteguhan para pahlawan.
“Semangat kemerdekaan ini hendaknya dapat kita wujudkan secara nyata melalui pelayanan kepada masyarakat. Kementerian Agama akan terus memberikan pelayanan terbaik sebagai bentuk pengabdian kepada bangsa dan negara,” lanjutnya.
Sementara itu, Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Sumatera Utara, H. Ahmad Qosbi, S.Ag., MM., menyampaikan bahwa momentum peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI hendaknya menjadi pengingat bagi seluruh masyarakat, khususnya di Sumatera Utara, untuk terus bergandeng tangan dalam menjaga kerukunan, persatuan, dan keharmonisan.
Menurutnya, peringatan kemerdekaan tidak hanya dimaknai sebagai sebuah perayaan, tetapi juga sebagai momentum untuk memperkuat kebersamaan dan rasa kekeluargaan di tengah keberagaman masyarakat.
“Kita harus terus bergandeng bahu untuk menjalin kerukunan, persatuan dan keharmonisan. Peringatan hari kemerdekaan ini juga menjadi wadah bagi kita semua untuk mempererat kebersamaan dan kekeluargaan,” ungkap Ahmad Qosbi.
Ia juga mengajak seluruh masyarakat untuk turut menguatkan saudara-saudara yang sedang menghadapi musibah di NTT dan Flores.
“Di momen perayaan kemerdekaan ini, mari sama-sama kita meneguhkan hati saudara kita di sana agar jauh lebih kuat. Semoga seluruh harapan dan doa kita menyertai setiap langkah kebangkitannya,” pungkas Ahmad Qosbi.
Kegiatan Doa Lintas Agama dan Resepsi HUT ke-81 Republik Indonesia tersebut menjadi simbol kebersamaan keluarga besar Kementerian Agama Sumatera Utara dalam merawat keberagaman, memperkuat persaudaraan, serta menghadirkan semangat kemerdekaan melalui kepedulian dan pelayanan kepada masyarakat.
(John Panjaitan/WP)


















