banner 728x250
Berita  

Semarak HUT ke-81 RI, Satbrimob Polda Papua Barat Daya Perkuat Kemitraan dengan Masyarakat melalui Lomba Panjat Pinang

banner 120x600
banner 468x60

Kegiatan tersebut dipimpin oleh Komandan Satuan Brimob Polda Papua Barat Daya, Kombes Pol. Ary Nyoto Setiawan, S.I.K, M.H, dengan melibatkan masyarakat dari Kelurahan Tanjung Kasuari dan Kelurahan Suprau. Pelibatan masyarakat dalam kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya membangun ruang interaksi sosial yang konstruktif antara institusi kepolisian dan masyarakat.

Kombes Pol. Ary Nyoto Setiawan menjelaskan bahwa kegiatan tersebut tidak semata – mata diarahkan sebagai hiburan dalam rangka memperingati HUT Kemerdekaan, tetapi juga memiliki dimensi sosial dalam memperkuat hubungan kemitraan antara kepolisian dan masyarakat

banner 325x300

“Dalam rangka HUT ke-81 Republik Indonesia, kami melibatkan masyarakat, khususnya dari Kelurahan Tanjung Kasuari dan Kelurahan Suprau. Berbagai hadiah juga telah disiapkan untuk peserta sebagai bentuk apresiasi dan untuk menambah semarak kegiatan,” ujar Ary Nyoto Setiawan.

Menurutnya, interaksi langsung melalui kegiatan sosial kemasyarakatan merupakan salah satu instrumen penting dalam membangun komunikasi yang sehat antara aparat keamanan dan masyarakat. Pendekatan tersebut memungkinkan terciptanya hubungan yang lebih terbuka, partisipatif, dan berorientasi pada kepentingan bersama.

Antusiasme masyarakat dalam mengikuti lomba panjat pinang menunjukkan adanya respons positif terhadap kegiatan yang diselenggarakan Satbrimob. Peserta berkompetisi secara sportif untuk mencapai puncak tiang dan memperoleh hadiah yang telah disediakan, sementara masyarakat lainnya memberikan dukungan sehingga menciptakan suasana kebersamaan yang meriah.

Kombes Pol. Ary Nyoto Setiawan menilai partisipasi masyarakat tersebut merupakan modal sosial yang penting dalam memperkuat hubungan antara aparat kepolisian dan warga. Menurutnya, kedekatan institusional perlu dibangun tidak hanya melalui pelaksanaan fungsi keamanan, tetapi juga melalui komunikasi sosial yang mampu memperkuat rasa saling percaya.

“Antusiasme masyarakat sangat baik. Kami ingin membangun hubungan dalam suasana kekeluargaan sehingga komunikasi dan kerja sama antara Brimob dengan masyarakat semakin kuat,” katanya.

Dalam perspektif pemeliharaan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), keterlibatan masyarakat memiliki posisi strategis. Stabilitas keamanan tidak dapat dibangun hanya melalui pendekatan penegakan hukum, tetapi membutuhkan partisipasi aktif masyarakat sebagai bagian dari lingkungan sosial tempat keamanan tersebut diwujudkan.

Karena itu, kemitraan antara kepolisian dan masyarakat perlu ditempatkan sebagai proses yang berkelanjutan. Komunikasi yang efektif, kepercayaan publik, serta keterlibatan masyarakat dalam berbagai kegiatan sosial merupakan sejumlah faktor yang dapat mendukung terciptanya kondisi keamanan yang lebih responsif terhadap kebutuhan masyarakat.

Kegiatan panjat pinang tersebut sekaligus merepresentasikan nilai – nilai yang melekat dalam peringatan kemerdekaan, seperti gotong royong, persatuan, sportivitas, solidaritas, dan kebersamaan. Nilai – nilai tersebut relevan untuk terus diperkuat di tengah kehidupan masyarakat yang memiliki keberagaman sosial dan budaya.

Bagi Satbrimob Polda Papua Barat Daya, kegiatan kemasyarakatan semacam ini menjadi salah satu ruang untuk membangun pendekatan yang lebih humanis dalam menjalankan tugas kepolisian. Pendekatan tersebut diharapkan dapat memperkuat kepercayaan masyarakat sekaligus menciptakan pola hubungan yang lebih konstruktif antara aparat keamanan dan warga.

Kombes Pol. Ary Nyoto Setiawan menegaskan bahwa keamanan merupakan tanggung jawab bersama yang membutuhkan sinergi antara aparat kepolisian, pemerintah, tokoh masyarakat, dan seluruh elemen masyarakat.

“Kami berharap hubungan antara Brimob dan masyarakat dapat terus dipelihara. Dengan komunikasi dan kerja sama yang baik, kita bersama – sama dapat menjaga situasi kamtibmas di wilayah hukum Polda Papua Barat Daya agar tetap aman, tertib, dan kondusif,” tegasnya.

Dari perspektif pembangunan keamanan berbasis masyarakat, kegiatan tersebut memiliki arti strategis karena mempertemukan fungsi institusional kepolisian dengan realitas sosial masyarakat dalam ruang interaksi yang bersifat partisipatif. Hubungan semacam ini dapat menjadi fondasi bagi terciptanya pola kerja sama yang lebih efektif dalam menghadapi berbagai potensi gangguan keamanan di lingkungan masyarakat.

Melalui momentum HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, Satbrimob Polda Papua Barat Daya tidak hanya menghadirkan kegiatan rekreatif, tetapi juga berupaya memperkuat kohesi sosial dan kemitraan dengan masyarakat. Semangat kebersamaan yang dibangun diharapkan dapat memberikan kontribusi positif terhadap terciptanya situasi keamanan dan ketertiban yang berkelanjutan di Kota Sorong dan wilayah Papua Barat Daya secara umum.

Redaksi/WP

banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *